Posisi ini menjadikan PNG sebagai mitra strategis yang potensial dalam menjaga stabilitas kawasan Pasifik Barat Daya.
“Tidak hanya penting untuk stabilitas kawasan, kehadiran Papua Nugini di ASEAN juga akan meningkatkan posisi tawar ASEAN di panggung global dan memperkuat solidaritas antarnegara di wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya,” pungkas Seskab Teddy.
Usulan ini mencerminkan komitmen Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk memperkuat peran aktif ASEAN dalam menjaga perdamaian, mendorong integrasi ekonomi, serta meningkatkan inklusivitas kawasan dalam menyongsong tantangan global ke depan.***