Baca Juga: Manfaat Artificial Intelligence di Era Teknologi Saat Ini: Merintis Masa Depan Cerdas
Delapan tahun lamanya, setelah terbentuk nama Stad Batavia, Batavia mampu meluas hingga tiga kali lipat.
Gemeente Batavia
1-04-1950 Sad Batavia menjadi sebuah daerah lokal yanh diberi nama Gemeente Batavia yang mempunyai keuangan tersendiri.
Gemeente Bataavia, dengan perkiraan luas 125 kilometer persegi berada diluar pulau-pulau yang berada di teluk Batavia.
Stad Gemeente Batavia
Tepat pada 8-01-1935, Pemerintah Kolonial belanda mengubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia.
Baca Juga: Membuat Desain Lebih Mudah: Manfaat Canva untuk Editor Pemula
Tokubetshu Shi
Tahun 1942 kota Batavia diambil alih oleh Jepang, maka saat itu dikeluarkan UU No.42-1942 tentang perubahan Tata Pemerintahan Daerah.
Didalam UU tersebut, Pulau Jawa yang dibagi dalam satuan-satuannya disebut daerah SYUU (Keresidenan).
Pada setiap Syuu, dibagi dalam beberapa Ken (Kabupaten) dan Syii yaitu (Stadgemeente).
Gunseikan atau Kepala Kepemerintahan Jepang, mampu membentuk Tokubetshu Shi (Stads Gemeente luar biasa).
Dipimpin oleh Tokubetsu Shityo dan beberapa orang Zyoyaku (pegawai tinggi) yang diangkat oleh Gunseikan, Jakarta kembali berubah nama menjadi Jakaruta Tokubetshu.
Pemerintah Nasional Kota Jakarta
Proklamasi Kemerdekaan yang berkumandang pada "17 Agustus 1945" Jakaruta Tokubetsu Shi kembali dirubah menjadi Pemerintahan Nasional Kota Jakarta.
Nama Pemerintahan Nasional Kota Jakarta tak bertahan lama saat Belanda mengambil alih kembali kekuasaan, kekuasaan Pemerintahan Nasional Kota Jakarta dianggap habis, karena walikota Jakarta yanh ditangkap dan beberapa pejabatnya diusir.
Baca Juga: Piknik Sarapan di Bromo Savana: Nikmati Keindahan Pagi dengan Pemandangan Luar Biasa
Stad Gemeente Batavia
Pada masa peralihan tersebut, sempat kembali nama sebagai Stad Gemeente Batavia pada 20-02-1950.
Kota Praja Jakarta
24-03-1950 Stad Gemeentar Batavia berganti nama kembali menjadi Kota Praja Jakarta.