tekno

Platform SATUSEHAT diakui internasional, diklaim aman digunakan oleh 100 negara

Minggu, 6 Agustus 2023 | 19:26 WIB
Platform SATUSEHAT Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI raih Sertifikat ISO 27001:2013. (asist.id)

WartaPesona.com - Patform SATUSEHAT Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah diakui oleh 100 negara di dunia, dengan diraihnya Sertifikat ISO 27001:2013.

Dengan diraihnya Sertifikat ISO 27001:2013 tersebut, platform SATUSEHAT milik Kemenkes RI diakui aman digunakan dari segi pengelolaan data.

Platform SATUSEHAT milik Kemenkes merupakan layanan kesehatan terintegrasi, yang memungkinkan semua data rekam medis pasien di semua fasyankes di Indonesia bisa diakses bersama.

Baca Juga: Cara daftar Guru ASN PPPK, persyaratan dan kriteria pelamar

Melalui platform tersebut, masyarakat tidak perlu lagi membawa berkas rekam medis fisik jika harus berpindah rumah sakit.

Semua resume rekam medis pasien telah terekam secara digital di platform SATUSEHAT, yang terintegrasi dengan PeduliLindungi dan bisa diakses melalui ponsel, di mana pun dan kapan pun.

Pada awal peluncurannya di tahun 2022, platform SATUSEHAT sempat menuai kontroversi. Utamanya, dari aspek keamanan data pasien.

Namun dengan telah diraihnya Sertifikat ISO 27001:2013, platform SATUSEHAT ini diakui aman.

Sekretaris Jenderal Kemenkes RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha, mengatakan ISO 27001 menunjukkan platform SATUSEHAT secara manajemen pengelolaan dan pengamanannya sudah berstandar internasional.

Baca Juga: Perhatikan, ada fitur baru pada situs SSCASN 2023, pelamar diminta pertimbangkan saat buat pilihan

"Dengan demikian platform tersebut juga resmi diakui oleh 100 negara," kata Sekjen Kunta dikutip dari laman kemkes.go.id, Minggu (6/8/2023).

Sementata itu, menurut Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Setiaji, Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk mengintegrasikan data dari 11.000 ribu fasilitas kesehatan.

Dan, saat ini sudah sekitar 150 fasilitas kesehatan yang secara live mengirimkan data dan sudah disajikan ke dalam dashboard SATUSEHAT.

Menurut Setiaji, dashboard itu berisi data-data pelayanan kesehatan sehingga pemerintah daerah maupun fasilitas kesehatan bisa mengakses data tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini