Batik ini memiliki motif Gunungan Nitik Warni yang memiliki makna bahwa dalam kehidupan manusia dan isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan semua akan kembali kepada-Nya. Gunungan juga melambangkan pemersatu pemikiran.
"Sekitar 20 tahun yang lalu ATF juga digelar di Jogja. Dan tahun ini, di tempat yang sama dan sukses. Kami ucapkan banyak apresiasi kepada Bapak Sultan dan seluruh masyarakat Jogja yang telah menjadi tuan rumah yang sangat baik, sangat menerima dan meninggalkan kesan sangat mendalam bagi para menteri," ujar Sandiaga.
Para menteri dan delegasi menyampaikan bahwa mereka tidak akan pernah melupakan malam ini.
"Penyelenggaraan ATF 2023 ini meninggalkan pengalaman yang sangat berkesan bagi para menteri," ujar Sandiaga.
Baca Juga: Sandiaga Uno Menparekraf Harapkan Target Transaksi di Travex 2023 Tercapai
Sementara Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Sultan Kraton Ngayogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat yang telah mempercayakan Yogyakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023.