WartaPesona.com- Apa yang terlintas di pikiran Sobat Pesona saat ditanya tentang kuliner khas Garut? Mayoritas pasti menjawab Dodol. Camilan manis dengan tekstur yang legit ini tidak hanya melekat di lidah tapi juga di benak para wisatawan. Saking terkenalnya Dodol Garut, kota ini juga dijuluki sebagai Kota Dodol. Tapi tahukah Sobat? Garut juga punya makanan khas yang merupakan warisan budaya masyarakat Sunda, yakni Nasi Liwet.
Nasi liwet khas Sunda ini berasal dari masyarakat perkebunan. Pada awalnya mereka membawa bekal nasi menggunakan wadah yang terbuat dari perunggu atau baja yang berbentuk ketel disebut kastrol untuk dimakan pada siang hari. Dalam wadah kastrol inilah nasi ditanak hingga dihidangkan ke meja. Kehangatan nasinya tetap terjaga, aroma wangi rempahnya pun sangat menggoda untuk disantap.
WartaPesona mengutip dari artikel Indonesia travel yang berjudul "Kuliner yang Wajib Dicoba saat Berlibur ke Garut"
Nama Nasi Liwet sendiri diambil dari proses memasaknya, yaitu ngaliwet. Selain menggunakan kastrol proses ngaliwet dilakukan dengan cara memasukkan semua bumbu seperti garam, bawang merah, bawang putih, cabai, sereh, daun salam, lengkuas, dan minyak kelapa tanpa santan. Setelah nasi setengah matang, proses dilanjutkan dengan memasukkan lauk seperti ikan peda atau ikan asin ke dalam kastrol hingga nasi matang. Terbayangkan Sobat Pesona, sensasi bumbu dan wangi rempah yang keluar dari kastrol ketika tutupnya baru dibuka? Belum lagi gurihnya nasi dan perpaduan lauk yang ada di dalamnya membuat aroma dan cita rasanya begitu sempurna.
Nah, buat Sobat Pesona yang sudah tak sabar ingin merasakan kenikmatannya, jangan lupa mampir ke restoran yang menyajikan menu Nasi Liwet khas Garut ini ya. Tak perlu ragu, restoran ini sudah mengantongi sertifikat Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE), dan semua aktivitas di restoran juga mengikuti standar protokol kesehatan. Seperti yang sudah disampaikan oleh Mas Menteri Sandiaga Salahuddin Uno di bulan Maret 2021, tentang pentingnya pelaku kuliner untuk menerapkan protokol kesehatan CHSE. Melalui CHSE ditambah kolaborasi, adaptasi dan inovasi akan membuat sektor kuliner semakin maju.
1 | Rumah Makan Sari Cobek Cangkuang