"Ketika produk kita telah terdaftar di E-katalog LKPP baik itu katalog nasional, lokal, maupun sektoral maka pemerintah wajib untuk membeli produk UMKM walaupun harganya lebih tinggi dari produk serupa dari luar negeri. Jadi ini adalah justifikasi kita untuk berpihak (kepada UMKM lokal)," katanya.
Sementara itu Presiden TDA, Ibrahim Mochamad Bafagih, menambahkan melalui kegiatan yang mengusung tema "Recover and Grow Together" yang berlangsung pada 21-22 Januari 2023 ini, TDA ingin menjadikan event ini sebagai momentum bagi pelaku usaha untuk bisa bangkit dan bertumbuh di era pasca-pandemi.
“Pesta Wirausaha Nasional kali ini adalah momennya bagi para pelaku usaha, khususnya teman-teman UMKM di Bandung untuk bisa bangkit kembali setelah dihantam badai pandemi. Untuk itu saya mengajak teman-teman TDA di seluruh daerah dan juga teman-teman UMKM di Bandung pada umumnya untuk bisa hadir di Pesta Wirausaha Nasional. Banyak inspirasi, motivasi, dan juga ilmu-ilmu bisnis yang disampaikan langsung oleh praktisi ahli maupun pengusaha yang sudah sukses,” kata Ibrahim.
Dalam kegiatan ini Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Martini M. Paham; Staf Khusus Menparekraf Bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Strategis dan Prioritas, Panji Gurnadi Danuhusodo; dan Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso.