Keberadaannya lalu dilestarikan melalui program desa wisata, dengan pengelolaan di bawah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Baca Juga: Pembangunan IKN Baru di Kalimantan Timur terus berjalan, 47 Tower Rusun bagi ASN mulai dibangun
Desa Wukirsari terus berkembang menjadi destinasi berbasis tradisi dan budaya, yang dikemas sebagai kawasan eduwisata dan ecowisata.
Pengunjung tidak hanya bisa membeli batik tulis karya perajin setempat, namun juga bisa belajar membatik dengan canting.
Desa Wisata Wukirsari ini juga punya potensi seni tatah sungging, yaitu seni ukir kulit yang produknya berupa wayang dan aneka perhiasan dan lukisan.
Alam pedesaan Wukirsari yang masih asri dengan daerah perbukitan dan hamparan persawahan, juga membuatnya sebagai destinasi ecowisata yang mengesankan.
Tak hanya itu, Desa Wisata Wukirsari Bantul juga punya sejarah yang berhubungan dengan Keraton Yogyakarta.
Di Desa inilah Makam-makam Raja Mataram Pajimatan berada, yang menambah kekayaan destinasi Wukirsari sebagai Desa Wisata Ziarah.
Sejarah masa lalu Wukirsari yang erat berhubungan dengan masa lalu Kerajaan Mataram Islam, juga mewariskan berbagai adat tradisi yang menjadi atraksi budaya. Salah satunya, upacara adat Rasulan dan Wiwitan.
Dengan pengelolaan yang terus berkembang melibatkan semua komponen masyarakat sebagai pelaku, tak heran jika Wukirsari pada akhirnya mampu menjadi Desa Wisata Maju ADWI 2023. ***