WartaPesona.com - Pakaian tradisional kebaya di Indonesia punya beragam model dan jenis berbeda di setiap daerah.
Model dan jenis pakaian tradisional kebaya ini bahkan terus berkembang, sehingga ada model baru yang disebut kebaya modern.
Pun saat ini ada model kebaya muslim sebagai hasil persentuhannya dengan tren fesyen busana Islami.
Sebagai produk budaya, tak heran jika pakaian tradisional kebaya ini terus berkembang mengikuti zaman.
Perkembangan itu pula sebenarnya yang di abad 15 Masehi memunculkan kebaya sebagai model pakaian baru kala itu.
Baca Juga: Siap-siap, saksikan GWR Angklung 2023 memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia, 5 Agustus nanti
Pada abad 15 Masehi, busana kebaya muncul dari berbagai pengaruh budaya seperti dari Arab, India, China, dan Belanda.
Lalu, pada zaman kemerdekaan kebaya menjadi simbol budaya dan nasionalisme kaum perempuan Indonesia.
Pada awal kebangkitan kebaya sebagai pakaian tradisional Indonesia, dikenal adanya 4 jenis kebaya.
Empat jenis kebaya tradisional itu adalah Kebaya Kartini, Krancang, Kutubaru, dan Kebaya Noni.
Masifnya perkembangan fesyen sejak zaman kemerdekaan juga memunculkan ragam kebaya lain selain dari empat jenis tersebut.
Baca Juga: MenKopUKM jajaki kerja sama bisnis pengolahan hasil perikanan dengan Jepang
Lantas, seperti apa ciri-ciri dari 4 jenis kebaya tradisional itu? Berikut ini ulasannya.
1. Kebaya Kartini
Kebaya Kartini menjadi model kebaya paling popular di Indonesia. Ciri khas tampilan sederhana, namun elegan, dengan model kerah lipat.