pesona-kuliner

Kerupuk Kemplang: Camilan Tradisional yang Gurih dan Renyah

Jumat, 9 Juni 2023 | 23:48 WIB
Kerupuk kemplang terbuat dari tepung ikan tenggiri yang dicampur dengan bahan lain seperti tepung sagu atau tepung kanji. Tepung ikan tenggiri memberikan cita rasa gurih dan aroma khas pada kerupuk,memiliki rasa gurih dengan sentuhan ikan yang khas. (id.wikipedia.org)

WartaPesona.com- Kerupuk Kemplang adalah salah satu jenis kerupuk tradisional Indonesia yang terkenal dengan teksturnya yang gurih dan renyah. Camilan ini terbuat dari campuran tepung tapioka yang dipadatkan dalam bentuk bundar pipih dan kemudian dikeringkan hingga menjadi keras.

Kerupuk Kemplang memiliki rasa yang unik dan menjadi salah satu camilan favorit di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang Kerupuk Kemplang, sejarahnya, proses pembuatannya, serta cara menikmati camilan ini dengan berbagai variasi.

Baca Juga: Mitos dan Keajaiban Mistis Danau Toba: Kisah Tak Terlupakan di Tanah Batak


1. Sejarah dan Asal-usul Kerupuk Kemplang:
Kerupuk Kemplang memiliki sejarah yang panjang dan telah ada sejak zaman dahulu di Indonesia. Camilan ini berasal dari daerah Palembang, Sumatera Selatan, yang terkenal dengan kuliner khasnya.

Kerupuk Kemplang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Palembang dan menjadi salah satu oleh-oleh yang terkenal dari daerah tersebut.


2. Proses Pembuatan Kerupuk Kemplang:
Proses pembuatan Kerupuk Kemplang melibatkan beberapa langkah yang cermat.

Baca Juga: Kemangi: Aroma Segar dan Manfaat Kesehatan yang Luar Biasa

Berikut adalah tahapan pembuatannya:
a. Persiapan Bahan: Tepung tapioka menjadi bahan utama dalam pembuatan Kerupuk Kemplang. Bahan lain yang digunakan termasuk air, garam, dan bahan tambahan sesuai dengan variasi yang diinginkan.


b. Pencampuran: Tepung tapioka dicampur dengan air dan garam hingga menjadi adonan yang kalis dan elastis.


c. Pembentukan dan Pengeringan: Adonan dicetak dalam bentuk bundar pipih dengan menggunakan cetakan khusus atau tangan. Kemudian, kerupuk ditempatkan di atas anyaman bambu atau bahan lain yang tahan panas.

Baca Juga: Dampak Negatif Kelamaan Menggunakan Earphone: Melindungi Pendengaran Anda

Proses pengeringan dilakukan di bawah sinar matahari atau menggunakan oven dengan suhu yang tepat.
d. Pemanggangan: Setelah pengeringan, kerupuk kemudian dipanggang dengan menggunakan bara api hingga mengembang dan menjadi renyah.


e. Penyimpanan dan Penyajian: Setelah matang, Kerupuk Kemplang disimpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga kelezatannya. Kerupuk siap disajikan sebagai camilan kapan pun diinginkan.


3. Variasi dan Cara Menikmati Kerupuk Kemplang:
Kerupuk Kemplang memiliki variasi rasa yang beragam, seperti rasa udang, ikan, pedas, atau original.

Halaman:

Tags

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB