WartaPesona.com - Grandis Barn adalah restoran yang unik di Solo yang menawarkan pengalaman kuliner bernuansa Eropa di tengah hutan Kota Solo.
Nama Grandis Barn sendiri diambil dari kata Tectona Grandis yang artinya pohon jati dalam bahasa Latin, dan barn yang berarti lumbung dalam bahasa Inggris.
Bangunan Grandis Barn didirikan dengan konsep bangunan menyerupai lumbung ala Eropa di tengah Hutan Jati Soloraya dengan desain yang dipadukan dengan sentuhan modern ala industrial, seperti di kutip dari E-Pesona Magazine 1-21.
Lokasi Grandis Barn sangat strategis karena berada dekat Bandara Adisucipto, tepatnya di Jalan Adisucipto, Colomadu. Restoran ini didirikan oleh mantan pembalap F1 Indonesia, Rio Haryanto, bersama teman-temannya pada tanggal 16 Juli 2019.
Grandis Barn memiliki kapasitas sebanyak 180 orang dengan dua pilihan ruangan yaitu ruangan dalam gedung yang bebas asap rokok dan ruangan outdoor.
Pada bagian depan Grandis Barn, terdapat coffee shop dengan konsep open bar ditengah ruangan tersebut. Ruangan ini memiliki banyak kursi tegak dan meja kecil yang digunakan sebagai coffee table.
Grandis Barn juga memiliki pencahayaan yang baik sehingga setiap meja pengunjung terlihat terang dan nyaman. Di open bar, pengunjung dapat melihat proses pembuatan minuman sembari menunggu pesanan mereka.
Baca Juga: Kering Tempe Gurih dan Bergizi untuk Menu Sahur yang Berbeda
Pada bagian tengah bangunan, coffee shop dan restoran dipisahkan oleh area semi-outdoor yang cukup luas. Area ini memiliki pohon di tengah ruangan sebagai center of attention yang terlindungi oleh atap kaca dan dilengkapi dengan kipas angin.
Bagian belakang Grandis Barn merupakan area terluas dengan jumlah kursi yang cukup. Di sini, disediakan meja panjang dan tempat duduk yang berjarak untuk kegiatan berkumpul bersama keluarga atau dengan teman.
Pada taman belakang, Grandis Barn memiliki area terbuka untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Ada playground sebagai tempat bermain anak dan dilengkapi dengan bean bag di samping playground yang ditujukan bagi para orang tua agar dapat mengawasi anaknya bermain dengan santai.
Baca Juga: Menjelajahi Budaya Bali Melalui Ogoh-Ogoh : Simbolisme dan Kegiatan Tradisional yang Mengagumkan