WartaPesona.com - Anfield bukan hanya sekadar stadion sepak bola, tetapi simbol kebanggaan kota Liverpool. Dibuka pada tahun 1884, stadion ini awalnya menjadi markas Everton sebelum akhirnya melahirkan Liverpool FC pada 1892.
Kini, Anfield memiliki kapasitas lebih dari 54 ribu penonton setelah renovasi besar senilai £260 juta atau sekitar 5.8 trilyun rupiah seperti dikutip dari premierinn.com.
Atmosfer paling ikonik ada di tribun The Kop, tempat ribuan fans menyanyikan “You’ll Never Walk Alone” dengan penuh emosi.
Baca Juga: Kuliner di Kota Liverpool: Mencicipi Kelezatan Tradisional Inggris dan Internasional
Bagi yang tak kebagian tiket pertandingan, tur stadion menjadi alternatif menarik. Pengunjung bisa melihat Main Stand baru, ruang pemain, hingga duduk di bangku pelatih untuk foto berkesan.
Tak kalah seru, Museum Liverpool FC menampilkan trofi Liga Champions, memorabilia, serta pengalaman interaktif.
Baca Juga: Madrid: Kota yang Selalu Hidup dan Tak Pernah Kehilangan Pesona
Untuk wisata kuliner, ada Boot Room Sports Café dengan menu keluarga, atau bakery komunitas HomeBaked Anfield yang terkenal dengan pai dan sosis gulungnya.
Akses ke Anfield cukup mudah, baik dengan bus, kereta, maupun bersepeda lewat layanan Cycle Hub di Stanley Park.
Bagi fans sejati ataupun wisatawan biasa, Anfield menghadirkan pengalaman tak terlupakan yang mencerminkan semangat dan kebanggaan masyarakat Liverpool terhadap klub kesayangannya.
Jelajahi Jejak Para Legenda di Anfield
Rasakan sensasi berada di balik layar salah satu stadion paling ikonik di dunia melalui LFC Stadium Tour & Museum.
Tur interaktif ini membawa Anda menelusuri sejarah panjang Liverpool FC sekaligus mengunjungi area penting yang biasanya hanya bisa diakses pemain dan ofisial, seperti dikutip dari Liverpoolfc.com.
Dari Ruang Konferensi Pers, melewati tanda legendaris “This Is Anfield”, berjalan di Player’s Tunnel, duduk di bangku pelatih, hingga melihat langsung ruang ganti tim utama.