Denting lonceng kecil di leher kuda, suasana Malioboro dengan lampu-lampu jalan, serta semilir angin sore atau malam hari menjadikan perjalanan terasa romantis dan penuh nostalgia.
Naik andong juga bisa jadi cara ideal untuk menikmati Malioboro tanpa harus lelah berjalan kaki, sekaligus membantu pelestarian transportasi tradisional yang kini makin jarang ditemui di kota besar lainnya.***