pesona-kuliner

8 Makanan Tertua di Indonesia, Sudah Coba Belum?

Rabu, 17 September 2025 | 07:27 WIB
Dodol (Sumber: jakarta-tourism.go.id)

Lalapan biasanya hadir sebagai pelengkap makanan berupa sayuran segar seperti kemangi, selada, timun, tomat, atau terong. Ternyata, lalapan juga tergolong makanan kuno.

Catatan keberadaannya muncul dalam Prasasti Jeru-jeru tahun 930 Masehi pada masa Kerajaan Medang. Hingga kini, lalapan tetap menjadi bagian penting dari kebiasaan makan masyarakat Indonesia, biasanya disajikan bersama nasi, lauk, sambal, dan kerupuk.

Nasi Jemblung

Nasi jemblung mungkin terdengar asing, tetapi hidangan ini memiliki sejarah panjang. Dalam bahasa Jawa, jemblung berarti melingkar dengan lubang di tengah.

Lubang itu biasanya diisi lauk berupa telur rebus, semur daging, sambal terasi, lalapan tomat, serta kerupuk rambak.

Konon, makanan ini hanya disantap kalangan bangsawan, bahkan menjadi favorit Raja Pakubuwono X dari Keraton Surakarta.

Baca Juga: Hari Pariwisata Dunia: Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan Kementerian Pariwisata RI

Papeda

Papeda adalah makanan khas Papua, khususnya dari Suku Dani, yang sudah berusia ratusan tahun. Terbuat dari tepung sagu murni yang dicampur air mendidih, papeda memiliki tekstur lengket dan kenyal menyerupai lem.

Biasanya papeda disajikan bersama kuah ikan kuning. Cara menyantapnya pun unik, adonan diputar dengan sumpit hingga menggulung, lalu dituangkan ke piring sebelum disiram kuah.

Jadah dan Wajik

Jadah dab Wajik (Sumber: rri.co.id)


Dua makanan tradisional Jawa ini sudah dikenal sejak zaman Majapahit dan disebut dalam Kitab Nawa Ruci. Jadah dibuat dari ketan dan kelapa parut sehingga rasanya gurih, sedangkan wajik berbahan dasar beras ketan dan gula merah yang menghasilkan rasa manis legit.

Baca Juga: Weekend at Parapuar ke 6 : Merayakan Flores Lewat Seni, UMKM, dan Panorama Senja


Pecel

pecel (Sumber: jatengprov.go.id)

Halaman:

Tags

Terkini