Kegiatan ini juga menghadirkan promosi B2B dengan melibatkan 10 pelaku industri pariwisata Indonesia, mulai dari agen perjalanan hingga pengelola atraksi wisata, yang menawarkan berbagai paket wisata untuk akhir tahun dan perayaan Tahun Baru Imlek 2025.
Misi ini merupakan hasil sinergi Kemenparekraf, Konsulat Jenderal RI di Shanghai, dan Garuda Indonesia Shanghai.
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Wisnu Sindhutrsino, menyebut bahwa penerbangan langsung dari 14 kota di Tiongkok seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou ke Indonesia telah tersedia dengan kapasitas lebih dari 1,2 juta kursi per tahun.
“Kolaborasi ini adalah wujud komitmen kami untuk memperluas pasar pariwisata sekaligus mendorong pengembangan lima destinasi prioritas," ujar Wisnu.
Dengan strategi promosi seperti ini, Indonesia berharap dapat terus menarik lebih banyak wisatawan Tiongkok dan memperkuat ekonomi kreatif di pasar internasional. ***(HA)