WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tengah mempersiapkan strategi untuk memaksimalkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dan mancanegara (wisman) selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Baca Juga: Jetski Panglima TNI Cup: Ajang Cari Talenta Muda dan Sinergi Olahraga Bersama TNI
Langkah ini bertujuan tidak hanya untuk menciptakan pengalaman wisata yang nyaman tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, dalam rapat koordinasi daring menyebutkan lima strategi utama:
- Surat Edaran Nasional: Mengimbau penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman dan nyaman di seluruh Indonesia.
- Visitasi Destinasi Wisata: Memastikan kesiapan destinasi populer, seperti Ancol, Taman Safari, hingga Pantai di Bali, agar dapat menampung lonjakan wisatawan.
- Promo dan Paket Wisata: Berkolaborasi dengan mitra untuk menghadirkan promo Natal dan Tahun Baru yang menarik, serta amplifikasi kampanye JAJAN #DiIndonesiaAja di media sosial.
- Event Akhir Tahun: Mendukung 10 event daerah, 3 event nasional, dan 4 event internasional hingga Januari 2025 untuk menarik lebih banyak wisatawan.
- Kolaborasi Stakeholder: Menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta guna memastikan kelancaran liburan.
Baca Juga: Aksi Jetski Menpora dan Panglima TNI di Pulau Kelor: Soliditas, Alam, dan Olahraga di HUT Ke-79 TNI
Kemenpar memperkirakan potensi ekonomi dari pergerakan wisnus mencapai Rp117,3 triliun dengan 78,2 juta perjalanan selama Desember 2024.
Untuk wisman, diproyeksikan kontribusi ekonomi sebesar Rp22,55 triliun hingga Rp29,2 triliun dengan jumlah 1,02 juta hingga 1,325 juta kunjungan.
Namun, tantangan seperti kemacetan, cuaca ekstrem, dan kenaikan harga tetap menjadi perhatian. Erupsi Gunung Lewotobi di NTT yang masih berstatus awas juga menjadi fokus pengawasan.
Baca Juga: Rakornis IOA: Kolaborasi Eks Atlet Olimpiade untuk Kemajuan Olahraga Nasional
“Momentum ini diharapkan tak hanya meningkatkan ekonomi, tapi juga memperkuat citra pariwisata Indonesia yang aman, nyaman, dan ramah wisatawan,” ujar Ni Luh.
Kampanye JAJAN #DiIndonesiaAja akan menjadi ujung tombak promosi liburan akhir tahun. Beragam informasi mengenai promo, destinasi, dan event akan tersedia di platform digital untuk memudahkan wisatawan merencanakan liburannya.
Baca Juga: Indonesia Open Aquatic Championships 2024: Ajang Cetak Juara Baru di Dunia Renang
Destinasi pantai, danau, dan laut menjadi pilihan favorit wisatawan (58,6%), disusul wisata kuliner (54,8%) dan pegunungan (50%).
Pulau Jawa masih menjadi magnet utama dengan pergerakan tertinggi di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Baca Juga: Mewujudkan Industri Hijau: Langkah Kemenperin Menuju Ekonomi Berkelanjutan