WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pengembangan Investasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Baca Juga: Pj Gubernur DKI Teguh Setyabudi Lantik 305 Pejabat Baru, Dorong Inovasi dan Pelayanan Prima
Acara yang digelar di The Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada Rabu (13/11/2024), dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan daerah, lembaga pendanaan, dan organisasi non-pemerintah (NGO).
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah untuk menciptakan kebijakan investasi yang kondusif di sektor pariwisata.
"Koordinasi yang baik sangat penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, sesuai dengan arah Strategi Asta Cita dari Presiden Prabowo," ujar Menpar Widiyanti dalam sambutannya.
Target Pertumbuhan Pariwisata Menuju 2045
Menpar Widiyanti menyampaikan visi besar sektor pariwisata Indonesia menuju 2045. Kemenparekraf menargetkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB nasional mencapai 8 persen, serta devisa pariwisata hingga $100 miliar.
"Kami optimistis, dengan sinergi dan investasi terarah, kita dapat mencapai target ambisius ini dan berkontribusi pada Indonesia Emas 2045," tambah Widiyanti.
Hingga pertengahan 2024, realisasi investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif telah mencapai $1,58 miliar.
Angka ini menunjukkan tren positif dan diharapkan melampaui pencapaian tahun 2023 sebesar $3,06 miliar.
Baca Juga: Dorong Industri Serap Susu Lokal, Menperin Agus Gumiwang Dukung Kebijakan Menteri Pertanian
Diskusi Panel Interaktif: Sinergi Pusat dan Daerah
Rakornis ini bukan sekadar ajang diskusi biasa, tetapi merupakan langkah strategis menyelaraskan visi dan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.