WartaPesona.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong para santri untuk bertransformasi menjadi generasi muda yang unggul dan kreatif melalui program Santri Digitalpreneur Indonesia 2024.
Baca Juga: Bebas Visa untuk PR Singapura: Dorong Pariwisata Kepulauan Riau Menuju Target 14,3 Juta Wisman 2024
Program ini bertujuan membekali santri dengan keterampilan digital dan daya saing di dunia ekonomi kreatif yang terus berkembang.
Dalam acara Demoday Santri Digitalpreneur Indonesia 2024 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur (14/10/2024), Sandiaga mengungkapkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kalangan santri.
Baca Juga: Meningkatkan Kualitas Perwasitan: PSSI Gelar Pelatihan VAR di Depok
Dengan lebih dari 35 ribu pesantren dan empat juta santri di Indonesia, mereka perlu dibekali dengan keterampilan digital yang relevan agar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dan digitalisasi.
"Dunia digital telah menjadi bagian dari kehidupan kita, memberikan peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan ekonomi kreatif," kata Sandiaga.
Baca Juga: Harapan Taekwondo Indonesia untuk lolos di Olimpiade 2028, Menpora Dito Optimis
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa program ini akan membantu para santri menciptakan konten digital yang tidak hanya kreatif, tapi juga membawa pesan positif.
Lewat program Santri Digitalpreneur, para santri didorong untuk menjadi content creator yang menyebarkan nilai-nilai kebaikan sekaligus membuka peluang usaha di dunia digital.
Baca Juga: Indonesia Open Military Drum Corps: Parade Irama Militer di Silang Monas
Sandiaga mengajak para santri untuk memanfaatkan platform digital sebagai alat dakwah modern yang efektif, sembari berperan aktif dalam menciptakan lapangan kerja, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Baca Juga: KASAD 6th Asian Taekwondo Open Championship 2024: Kebangkitan Taekwondo Asia Setelah 13 Tahun
Dalam acara tersebut, hadir pula Iman Santosa, Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio Kemenparekraf, serta Fahmi Akmal, Direktur SDM Ekraf Kemenparekraf, yang turut mendukung penuh inisiatif ini untuk memberdayakan santri di era digital. ***(HA)