WartaPesona.com - Untuk menghadapi tantangan "over tourism" di Bali Selatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meluncurkan paket wisata 3B yang mencakup Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara.
Inisiatif ini bertujuan untuk redistribusi wisatawan dan memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam.
Peluncuran tersebut berlangsung di Sanggar Genjah Arum, Desa Wisata Kemiren, dengan dihadiri berbagai tokoh, termasuk Menteri PAN-RB H. Abdullah Azwar Anas, serta perwakilan dari pemerintah daerah dan industri pariwisata.
Lima mitra Online Travel Agent (OTA) juga turut mendukung acara tersebut, yaitu Traveloka, Mister Aladin, Atourin, Djalanin.com, dan Tiket.com.
Baca Juga: Kolaborasi Solid antara Kemenparekraf dan BUMN Siap Tingkatkan Kemeriahan MotoGP Mandalika 2024
Pengalaman Baru dari Banyuwangi hingga Bali Utara
Sandiaga menyoroti Banyuwangi sebagai "the Sunrise of Java" dengan pesona destinasi seperti Kawah Ijen, Pulau Merah, dan De Djawatan.
Melalui koordinasi dengan MenPAN RB dan Kementerian Perhubungan, penerbangan langsung dari Jakarta ke Banyuwangi kini tersedia, membuka akses langsung ke destinasi-destinasi tersebut.
“Paket wisata 3B akan siap dipesan mulai malam ini untuk menyambut liburan akhir tahun dan Tahun Baru Imlek,” ujar Sandiaga.
Ia berharap redistribusi wisatawan ini bisa menggerakkan sekitar 700 ribu hingga 1 juta wisatawan ke Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara, dari target total 7 juta wisatawan yang mengunjungi Bali setiap tahun.
Baca Juga: Desa Wisata Sanankerto: Perpaduan Ekowisata, Budaya Lokal, dan Penguatan Kelembagaan
Dukungan Infrastruktur dan Potensi Ekonomi
Sandiaga juga menyoroti perkembangan infrastruktur di Banyuwangi, termasuk Bandara Internasional Blimbingsari yang dikenal sebagai Green Airport terbaik dunia. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati fasilitas Marina Boom, yang siap menyambut pengunjung kelas atas dengan kapal yacht.
Bali Utara juga menjadi fokus dalam paket ini, terutama dengan potensi pemandangan laut dan pegunungannya yang eksotis. Wisatawan dapat menikmati kegiatan surfing di Medewi, Jembrana, hingga keindahan Taman Nasional Bali Barat.
Menurut Sandiaga, wisatawan dari China juga tertarik dengan destinasi seperti Bromo dan Kawah Ijen, yang kini lebih mudah diakses dengan charter flight langsung ke Banyuwangi.
Paket wisata ini diatur untuk melayani semua segmen wisatawan, dari kelas atas hingga menengah dan bawah, dengan berbagai pilihan transportasi mulai dari yacht, kereta cepat, hingga akses feri.
Baca Juga: Malam Solidaritas Palestina Sandiaga Uno-BAZNAS RI kumpulkan infaq kemanusiaan Rp767 juta
Menjadikan Pariwisata Lebih Inklusif
Sebagai bagian dari komitmennya, Sandiaga berencana mencoba kapal cepat dari Marina Boom ke Buleleng sebagai salah satu fitur paket wisata.
“Kami ingin memastikan setiap wisatawan mendapatkan pengalaman yang inklusif dan memuaskan,” tambahnya.
Dwi Marhen Yono, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf, berharap paket 3B ini mampu meningkatkan pergerakan wisatawan domestik antara Jawa dan Bali, menjadikan pilihan wisata semakin variatif dan menarik. ***(SA)