pesona-kuliner

Menparekraf Bersama Asosiasi Parekraf Umumkan 'Wonderful Indonesia 2030'

Kamis, 16 Mei 2024 | 17:38 WIB
(Tim Warta Pesona 01)

WartaPesona.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendeklarasikan "Wonderful Indonesia 2030" bersama berbagai asosiasi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia pada acara pembukaan Jakarta Marketing Week ke-12 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2024).

Sandiaga menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan komitmen Kemenparekraf dan para pelaku parekraf untuk mewujudkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang regeneratif.

"Deklarasi ini menunjukkan peta jalan Wonderful Indonesia sebagai branding pariwisata Indonesia, yang diperluas untuk mencakup sektor parekraf dengan tujuan mencapai pariwisata yang berdampak positif atau regeneratif," ujarnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Bukan Study Tour yang Diperketat, Tapi Kelayakan Kendaraan-nya.

Sandiaga berharap deklarasi ini dipatuhi oleh seluruh ekosistem parekraf di Indonesia, sehingga pada 2030, sektor ini dapat berkembang sesuai prinsip pariwisata berkelanjutan dan berkualitas.

"Ini akan membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan green jobs yang sesuai dengan semangat keberlanjutan kita," tambahnya.

Selain itu, Sandiaga berharap deklarasi ini menjadi dasar komitmen untuk mewujudkan sektor parekraf yang regeneratif dan ramah lingkungan. Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon sektor parekraf dari delapan persen menjadi empat persen pada 2035 dan mencapai net zero emission pada 2060.

Baca Juga: Indonesia Kenalkan Teknologi Bendung Modular di World Water Forum ke-10


"Ini perlu kita dorong dengan deklarasi yang baru saja kami lakukan untuk kita bisa menggunakan lebih banyak energi baru dan terbarukan, melakukan pengelolaan sampah dan, seiring dengan World Fater Forum yang akan dilakukan di Bali akhir minggu ini kita juga akan mendorong penggunaan air yang lebih berdampak kepada setiap properti atau kesenjangan bersama," kata Sandiaga. ***(TWP01)/SR

 

Tags

Terkini