pesona-kuliner

Desa Tengganan: Tempat Magis di Tengah Karang Asem yang Memelihara Kearifan Lokal

Jumat, 3 November 2023 | 19:39 WIB
Perang Pandan di Desa Tengganan, Bali. (Foto: https://www.indonesia.travel/id/id/ide-liburan/makin-tahu-tentang-bali-yuk-lakukan-7-kegiatan-seru-ini-di-desa-tenganan-pegringsingan)

WartaPesona.com- Tersembunyi di kecamatan Manggis, Kabupaten Karang Asem, Desa Tengganan adalah sebuah surga budaya yang masih memegang erat nilai-nilai tradisional dari zaman nenek moyang mereka.

Masyarakatnya menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh penghormatan terhadap adat dan istiadat yang telah diwariskan oleh leluhur mereka.

Salah satu hal yang mencolok di Desa Tengganan adalah penggunaan kain gringsing atau kain tenun.

Baca Juga: Sambal Matah Ayam Nagih: Kelezatan Pedas Khas Bali yang Menggoda Selera

Bagi penduduk setempat, kain-kain ini bukan sekadar pakaian biasa, melainkan simbol perlindungan dari pengaruh jahat.

Kain-kain ini dianggap sebagai perisai spiritual yang mengelilingi mereka dalam setiap langkah kehidupan.

Arsitektur unik adalah ciri khas lain Desa Tengganan. Bangunan-bangunan tradisional dengan atap jerami dan dinding anyaman bambu menciptakan pemandangan yang memukau.

Baca Juga: Sambal Bu Rudy: Membongkar Kisah Sukses Sambal Bawang Legendaris Surabaya

Desa ini juga dikenal karena ritual tahunan yang disebut "Makare kare." Ritual ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Indra, dan acara ini memikat wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Bagi yang ingin menjelajahi keajaiban Desa Tengganan, tiket masuk tersedia dengan harga terjangkau, yaitu Rp20.000,-.

Namun, ada juga paket tur desa yang menawarkan pengalaman yang lebih mendalam seharga Rp250.000,-.

Baca Juga: Buah Semangka jadi simbol dukungan kepada Palestina, begini riwayatnya

Desa Tengganan adalah tempat di mana masa lalu dan masa kini bersatu dalam harmoni.

Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan tradisi yang kuat, Desa Tengganan adalah contoh luar biasa tentang bagaimana sebuah komunitas dapat memelihara warisan budaya sambil membuka pintu untuk dunia luar.***

 

Halaman:

Tags

Terkini