WartaPesona.com - Perhiasan mutiara laut selatan dari Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), sejak bertahun-tahun lalu diakui sebagai yang terbaik di dunia.
Sejak zaman nenek moyang, perhiasan mutiara laut selatan dari Lombok NTB ini juga menjadi sumber penghidupan, sekaligus kekayaan alam yang tiada duanya.
Mutiara laut selatan dari Lombok NTB juga menjadi perhiasan paling berharga melebihi emas.
Adapun nilainya ditentukan dari ukuran, berat, warna, dan kilau, serta tingkat kekerasannya. Beberapa faktor ini akan mengidentifikasi mutiara menjadi grade-grade tertentu, dan menentukan harganya.
Sementara itu dalam sejarahnya, sejak berabad-abad lampau mutiara juga sudah dianggap sebagai perhiasan permata paling berharga.
Hal itu karena perhiasan mutiara pada zaman kuno hanya bisa dihasilkan secara alami dari kerang di lautan yang dalam.
Sementara tidak semua kerang bisa menghasilkan butiran mutiara berkilau yang kemudian dijadikan perhiasan.
Seperti diketahui, mutiara adalah batu permata yang dihasilkan dari sebutir pasir yang secara tak sengaja masuk ke dalam cangkang kerang hidup.
Proses alamiah di dalam cangkang kerang selama ribuan tahun mengubah sebutir pasir itu menjadi butiran batu permata mutiara.
Baca Juga: Hari Santri 2023, Menag Yaqut ajak santri jihad intelektual di era teknologi digital jayakan negeri
Kini, hampir mustahil mengharapkan sebutir mutiara yang dihasilkan secara alami dari cangkang kerang di dasar laut asin maupun tawar.
Sebagian besar perhiasan mutiara yang ada saat ini merupakan hasil budidaya kerang dengan teknologi canggih.