WartaPesona.com - Tidak jauh dari Stone Garden, terdapat Gua Pawon yang membawa kita kembali pada zaman purba. Gua Pawon ini telah ditetapkan sebagai situs purbakala yang sangat berharga.
Gua Pawon berlokasi di kawasan karst Citatah yang terbentuk sekitar 20-30 juta tahun yang lalu pada zaman Miosen.
Jutaan tahun lalu, dataran tinggi ini adalah kawasan laut dangkal yang kini mengering. Kita dapat melihat bukti-bukti fosil binatang laut seperti koral yang terdapat di puncak bukit, mencapai ketinggian 709 meter di atas permukaan air laut.
Baca Juga: Stone Garden Geo Park: Wisata Alam Spektakuler di Citatah, Bandung Barat
Batuan kapur ini terbentuk dari terumbu karang yang pada masa lalu berada di dasar laut.
Gua Pawon dianggap sebagai salah satu dari 5 situs manusia purba di Indonesia. Menurut para arkeolog, gua ini telah dihuni ribuan tahun yang lalu. Di dalam gua ini, ditemukan fosil manusia purba dengan ciri-ciri ras Mongoloid yang berusia lebih dari 5.600 tahun.
Selain fosil, taman batu seluas dua hektar juga mengungkap peninggalan manusia prasejarah.
Gua Pawon termasuk dalam kelas I karst, yang berfungsi sebagai arsip sejarah yang memiliki nilai sangat tinggi dan tersimpan dalam perpustakaan alam. Kawasan karst ini dipilih sebagai cagar alam geologi karena nilai-nilai ilmiah yang dimilikinya.
Baca Juga: Tips Wisata Mendaki Bukit Karst di Raja Ampat untuk Nikmati Pemandangan Mengagumkan
Selain Stone Garden dan Gua Pawon, Karst Citatah juga dikenal dengan nama Tagog Apu. Istilah "karst" mengacu pada batuan yang mengalami pelarutan, seperti batu gamping dan batu kapur, yang membentuk gua dan tebing.
Karst Citatah mencakup berbagai elemen seperti tebing dan rangkaian pegunungan, termasuk Gunung Pawon, Gunung Hawu, Gunung Pabeasan, Gunung Pasir Bancana, Gunung Manik, Gunung Masigit, dan Gunung Sangiangtikoro.
Gunung Pabeasan terkenal dengan Tebing 125, yang menjadi favorit bagi para pemanjat tebing.
Karst Citatah adalah akar dari sejarah Bandung, yang pada masa lalu merupakan laut dangkal yang dikenal sebagai Danau Bandung Purba. Sejak tahun 1929, kawasan ini telah diakui sebagai situs geologi yang penting.