Namun, menggunakan karpet tambahan dengan potongan yang tidak presisi dengan bentuk lantai mobil bisa berbahaya.
Jika karpet tambahan pada lantai pengemudi tidak presisi atau tidak pas dengan ukuran dan bentuk lantai kabin, karpet bisa bergeser.
Bergesernya karpet pada lantai pengemudi mobil bisa menyebabkan tergelincirnya kaki saat hendak menginjak pedal gas, kopling, atau rem.
Baca Juga: Desa Wisata Nglanggeran Pathuk Gunung Kidul, bisa belajar mengolah kakao jadi aneka produk cokelat
3. Pegangan Forklift
Pengguna mobil biasanya memasang forklift grip pada setir untuk memudahkan melakukan parkir.
Alat bantu forklift grip memungkinkan pengemudi menggunakan satu tangan saat hendak parkir.
Namun, penggunaan alat bantu forklift grip ini bisa menambah potensi bahaya.
Saat terjadi tabrakan, forklift grip ini bisa terpental dan menabrak pengemudi.
Penggunaan grip juga bisa mengganggu kinerja airbag pengemudi. Disarankan pula tidak menggunakan grip untuk mengemudi, karena daya cengkeram yang kurang kuat.
4. Lampu Interior Tambahan
Biasanya pengguna mobil memasang lampu-lampu tambahan di bagian bawah atau kaki. Tujuannya agar lebih terang saat malam hari.
Baca Juga: Hebat, Polwan asal Jawa Timur ini raih lima besar lulusan terbaik Akademi Kepolisian Turki
Namun, penggunaan lampu tambahan secara berlebihan pada bagian bawah bisa memecah konsentrasi penglihatan saat mengemudi.
Selain itu, pemasangan lampu tambahan pada bagian kabin atau lantai bawah bisa berpotensi terjadi konsleting.
Beberapa kejadian sebuah mobil tiba-tiba terbakar, yang ternyata disebabkan oleh korsleting kabel lampu yang kurang baik.
5. Cover Setir Tebal
Penggunaan cover setir bisa membuat lebih nyaman tangan saat menggenggam setir, dan mengurangi licin.