Banyak mobil performa tinggi juga dilengkapi turbocharger untuk meningkatkan tenaga dan torsi mesin.
Baca Juga: Sejarah Panahan, dari semula alat berburu mencari makan, jadi cabang olahraga dunia
Sementara itu, supercharger lebih umum ditemukan pada kendaraan bermesin bensin dan digunakan untuk meningkatkan performa mesin pada kecepatan rendah.
Supercharger seringkali digunakan pada mobil sport dan kendaraan balap.
Meskipun turbocharger dan supercharger memberikan keuntungan dalam meningkatkan performa mesin, ada beberapa kendala yang perlu diperhatikan.
Salah satu kendala utama adalah peningkatan suhu udara yang masuk ke ruang bakar, yang dapat menyebabkan detonasinya (ketukan mesin) atau kerusakan pada komponen mesin.
Baca Juga: Olahraga Pato di Argentina, pemain naik kuda sambil berebut bola, seru banget
Untuk mengatasi hal ini, perlu dilengkapi dengan sistem pendingin udara atau intercooler yang dapat menurunkan suhu udara sebelum masuk ke ruang bakar.
Selain itu, turbocharger juga dapat mengalami fenomena yang disebut "turbo lag," yaitu keterlambatan respons mesin saat menekan pedal gas.
Hal ini terjadi karena turbin membutuhkan waktu untuk mencapai putaran yang cukup tinggi untuk menggerakkan kompresor.
Teknologi terbaru telah mengatasi masalah ini dengan menggunakan turbocharger ganda atau dengan menggabungkan turbocharger dan supercharger dalam satu sistem (twincharger). ***(FA)