WartaPesona.com - Di industri otomotif, ada berbagai teknologi yang digunakan untuk meningkatkan performa mesin kendaraan, salah satunya turbocharger dan supercharger.
Teknologi turbocharger dan supercharger ini memainkan peran penting dalam meningkatkan daya mesin dengan cara memampatkan udara yang masuk ke ruang bakar.
Turbocharger adalah suatu sistem yang menggunakan energi gas buang untuk memampatkan dan memaksa masuknya lebih banyak udara ke dalam silinder mesin.
Prinsip kerja turbocharger didasarkan pada turbin dan kompresor yang terhubung dalam satu poros.
Ketika gas buang melewati turbin, energi yang terkandung dalam gas buang dipergunakan untuk memutar turbin.
Baca Juga: Membangun Persatuan: Jokowi Ajak Prabowo dan Erick ke Pabrik Pindad di Malang
Putaran turbin kemudian digunakan untuk menggerakkan kompresor yang berfungsi memampatkan udara yang masuk ke dalam ruang bakar.
Keuntungan menggunakan turbocharger adalah meningkatkan performa mesin tanpa harus memperbesar ukuran mesin.
Dengan lebih banyak udara yang masuk ke dalam silinder, terjadi peningkatan oksigen yang membantu pembakaran bahan bakar lebih efisien.
Hal ini menghasilkan peningkatan tenaga dan torsi pada mesin, sehingga kendaraan mampu menghasilkan akselerasi yang lebih baik.
Selain itu, penggunaan turbocharger juga dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar pada mesin, menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah.
Supercharger, pada dasarnya adalah kompresor mekanis yang digerakkan oleh mesin kendaraan melalui sabuk penggerak.
Baca Juga: Apa kelebihan makanan dari hasil pertanian organik? Cari tahu di Sini
Prinsip kerja supercharger berbeda dengan turbocharger.