Baca Juga: Jakarta Smart City rilis pembaruan aplikasi Jakarta Kini, tampil dalam dua bahasa dan ada fitur baru
Sementara itu, langkah ketiga mencegah kulit wajah kering karena musim kemarau adalah menghindari mandi dengan air panas terlalu lama. Dan, jangan berlebihan menggosok kulit dengan handuk.
Keempat, hindari produk yang mengandung alkohol, pengharum, retinoid dan alpha-hydroxy acid (AHA), karena bisa merusak kulit wajah.
Kelima, perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan yang kaya vitamin C, E, dan antioksidan.
Jika dirasa perlu, gunakan pula tabir surya atau sunblock saat beraktivitas di luar ruangan.
Musim kemarau 2023 diprakirakan mencapai puncaknya pada bulan Juli dan Agustus nanti.
Puncak kemarau 2023 akan lebih kering dan berlangsung lama karena pengaruh El Nino.
Karena itu, berbagai langkah pencegahan dampak buruk kemarau perlu dilakukan, utamanya untuk menjaga kulit wajah agar tetap berseri. ***(KKT)