Pak Raden mewakili seorang pekerja keras dengan wajah kasar dan latar belakang Jawa yang kuat yang selalu mengenakan jas tradisional Jawa.
Kepopuleran Pak Raden datang ketika dia menjadi lucu dan salah sepanjang waktu meskipun pada awalnya dia bersikeras bahwa dia benar.
Pak Ogah, sebaliknya, mewakili orang malas yang tidak mau bekerja tetapi hanya meminta uang ketika orang meminta bantuannya. Dia biasanya ditemani oleh Si Ableh. (SA)