entertainment

Pakar Ekspresi Soroti Gestur Ahmad Dhani Saat Bahas Maia Estianty: 'Pegang Gelas, Tapi Nggak Jadi Minum'

Minggu, 13 Juli 2025 | 20:43 WIB
Musisi Ahmad Dhani saat dalam podcast Denny Sumargo. (YouTube.com CURHAT BANG Denny Sumargo)



WartaPesona.com - Jakarta — Musisi kontroversial Ahmad Dhani kembali jadi perbincangan, bukan hanya karena kisah lamanya bersama Maia Estianty yang kembali mencuat, tapi juga karena bahasa tubuhnya saat tampil di podcast YouTube Curhat Bang milik Denny Sumargo.

Bukan sembarang analisis, pakar ekspresi wajah dan bahasa tubuh, Kirdi Putra, memberikan pengamatan yang cukup mendalam soal gestur Dhani selama sesi itu, khususnya saat menyebut nama sang mantan istri.

“Sebetulnya ketika Dhani bercerita tentang Maia Estianty, kebanyakan penyampaiannya terlihat tenang,” ujar Kirdi dalam kanal YouTube Cumicumi, Sabtu (12/7/2025).

Baca Juga: Ikke Nurjanah Siap Duduk Bersama Aldi Bragi di Pelaminan Putri Mereka: Demi Kebahagiaan Dira

Namun di balik ketenangan itu, ada momen-momen kecil yang tak bisa diabaikan — dan justru berbicara banyak. Salah satunya adalah momen gelas yang tak jadi diminum.

“Pegang Gelas, Tapi Nggak Jadi Minum”

Menurut Kirdi, dalam beberapa kesempatan Dhani terlihat mengangkat gelas, seolah hendak meneguk air, namun mengurungkannya.

Gestur semacam ini, menurut Kirdi, menandakan kegugupan atau kecanggungan.

“Ketika memegang gelas kadang-kadang ketarik (ke mulut), terus nggak jadi (minum),” ujar Kirdi sambil menekankan itu sebagai indikasi tekanan psikologis.

Dhani juga disebut sering menelan ludah atau meneguk air, sesuatu yang umum terjadi saat seseorang merasa tidak nyaman secara emosional.

Baca Juga: Dul Jaelani Jadi Ikon Anak Negeri: Warisan Didikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty Jadi Fondasi Kuat

“Saat seseorang nervous atau menyembunyikan sesuatu, area bibir dan tenggorokannya bisa terasa kering. Maka muncullah refleks menelan atau minum,” tambah Kirdi.

Antara Gugup dan Antusias

Menariknya, meski ada sinyal gugup, Dhani justru terlihat antusias ketika membahas kisahnya dengan Maia. Kirdi melihatnya sebagai campuran emosi antara tekanan dan euforia saat ‘mengontrol narasi’.

“Dhani terlihat excited karena cerita tentang Maia bisa jadi drama yang seru,” jelas Kirdi.

Baca Juga: Ahmad Dhani Polisikan Lita Gading: Saat Privasi Anak Diabaikan di Ruang Digital

Ia menambahkan bahwa Dhani memanfaatkan kisah lamanya dengan Maia sebagai daya tarik — bukan sekadar curhat, tapi strategi komunikasi untuk tetap relevan di tengah sorotan publik.

“Apa yang dilakukan Dhani itu berusaha memanfaatkan animo masyarakat terkait hal tersebut. Mumpung masih bisa,” tutup Kirdi.

Di era digital, bahasa tubuh bisa bicara lebih keras dari kata-kata. Dan ketika masa lalu belum selesai, bahkan segelas air pun bisa menjadi cerita. ***(SA)

Halaman:

Tags

Terkini

Pilu Uya Kuya: Rumah Dijarah, Kenangan Anak Hilang

Selasa, 30 September 2025 | 07:41 WIB