Turnamen ini akan menjadi panggung penting bagi John Herdman untuk membuktikan kapasitasnya bersama Timnas Indonesia, setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala.
Timnas Indonesia Dinilai Terbebas dari ‘Grup Neraka’
Penilaian soal ringan atau beratnya grup Timnas Indonesia turut disampaikan oleh pengamat sepak bola nasional, Bung Harpa.
Melalui siniar di kanal YouTube pribadinya pada Kamis, 15 Januari 2026, Harpa menilai hasil undian tersebut memberi keuntungan tersendiri bagi Garuda.
“Timnas Indonesia terbebas dari grup neraka di AFF 2026. Harusnya, dengan komposisi seperti ini, peluang kita untuk mengunci gelar juara terbuka lebar,” ujar Harpa.
Ia menilai, lawan-lawan Indonesia di Grup A relatif lebih terukur dibandingkan persaingan sengit yang terjadi di Grup B.
Meski Vietnam tetap menjadi rival kuat, kehadiran Singapura, Kamboja, serta pemenang playoff dinilai tidak seberat kombinasi tim-tim unggulan di grup lainnya.
Lebih lanjut, Harpa mengingatkan bahwa Piala AFF merupakan turnamen yang telah lama dinanti gelar juaranya oleh publik Indonesia.
Sejak pertama kali digelar pada 1996, Timnas Indonesia belum sekalipun merasakan manisnya menjadi kampiun.
“Sudah 30 tahun sejak AFF pertama digelar, kita belum pernah juara. Ini bukan sekadar turnamen biasa, ini soal harga diri dan penantian panjang,” tegasnya.
Baca Juga: John Herdman soal Target Besar Timnas Indonesia : Tekanan Jadi Modal Positif untuk Ukir Sejarah
John Herdman Dituntut Persembahkan Gelar
Dalam kesempatan yang sama, Bung Harpa juga menyoroti ekspektasi besar publik terhadap John Herdman.
Menurutnya, siapa pun pelatih Timnas Indonesia, tuntutan untuk membawa pulang trofi AFF selalu ada.
“Seperti yang selalu saya katakan, siapa pun pelatihnya, termasuk sekarang John Herdman, sebaiknya bisa mengunci gelar juara AFF. Tidak ada alasan,” ungkap Harpa.
Meski demikian, Harpa juga mengingatkan agar publik tidak bersikap terlalu reaktif apabila hasil yang didapat nantinya tidak sesuai harapan.