Dalam wawancara pascapertandingan, Makhachev memuji Moicano sebagai lawan yang tangguh, tetapi ia menegaskan bahwa persiapannya yang matang menjadi kunci kemenangan.
"Setiap pertarungan adalah pelajaran, dan kemenangan ini adalah hasil kerja keras tim saya," kata Makhachev.
Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan fokus dan dedikasi di setiap kompetisi.
Tidak hanya kemenangan Makhachev yang menjadi sorotan di UFC 311, pertarungan ini juga memperlihatkan momen sulit bagi sepupu Khabib Nurmagomedov, Umar Nurmagomedov, yang harus menerima kekalahan pertamanya melalui keputusan angka mutlak.
Makhachev, yang memiliki hubungan dekat dengan Umar, memberikan dukungannya dan mengatakan bahwa setiap kekalahan adalah pelajaran berharga yang akan memperkuat seorang petarung.
Baca Juga: Semangat Bersinergi: Indonesia Perkuat Kolaborasi di ASEAN Tourism Forum 2025 di Johor Bahru
"Kita harus belajar dan kembali lebih kuat," ungkapnya.
Dengan hasil ini, Islam Makhachev semakin mengukuhkan statusnya sebagai penguasa kelas ringan UFC yang sulit dikalahkan.
Para penggemar kini menantikan siapa yang akan menjadi lawan berikutnya untuk mencoba merebut sabuk dari sang juara.
Nama-nama besar seperti Charles Oliveira dan Dustin Poirier dikabarkan masih menjadi kandidat kuat, sementara spekulasi tentang pertarungan lintas divisi juga mulai mencuat.
Makhachev, yang mewarisi gaya bertarung Khabib Nurmagomedov dengan dominasi grappling dan submission, tetap menjadi ancaman besar di puncak divisi kelas ringan.
"Saya akan terus berlatih dan siap menghadapi siapa pun yang ingin merebut gelar ini," ujarnya penuh percaya diri.***