WartaPesona.com – Jenazah pendaki gunung ternama asal Inggris-Nepal, Nirmal Purja, berhasil ditemukan oleh tim penyelamat di Broad Peak, Pakistan, setelah longsor salju yang melanda kawasan pegunungan Karakoram menewaskan 10 pendaki.
Klub Alpine Pakistan pada Minggu (3/8/2026) menyatakan jenazah Purja ditemukan di ketinggian sekitar 5.700 meter di lereng Broad Peak. Tim penyelamat juga melihat tiga jenazah lain di lokasi, namun identitasnya masih menunggu konfirmasi resmi.
Sebelumnya, perusahaan ekspedisi milik Purja, Elite Expeditions, mengumumkan bahwa pendaki berusia 43 tahun tersebut menjadi salah satu korban tewas dalam longsor salju yang terjadi pada Kamis (30/7/2026).
Jenazah Empat Pendaki Berhasil Ditemukan
Sebelum jenazah Nirmal Purja ditemukan, otoritas Pakistan telah lebih dahulu mengevakuasi tiga korban lain yang tergabung dalam ekspedisi yang sama.
Baca Juga: Basarnas Konfirmasi Temuan Serpihan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Usai Laporan Pendaki
Mereka adalah Mallory Geis dari Amerika Serikat, Nadhira Ahmed Abdullah Al Harthy dari Oman, serta Pur Bahadur Gurung dari Nepal.
Menurut Klub Alpine Pakistan, seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi akan dibawa menuju kamp Jepang (Japanese Camp) sebelum proses selanjutnya dilakukan oleh pihak berwenang.
Sementara itu, operasi pencarian masih berlangsung untuk memastikan identitas korban lain yang ditemukan di lokasi longsor.
PM Nepal hingga Pangeran William Sampaikan Belasungkawa
Kematian Nirmal Purja memicu duka dari berbagai kalangan, termasuk para pemimpin dunia.
Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, menyebut wafatnya enam pendaki asal Nepal dan empat pendaki asing, termasuk Purja, sebagai tragedi yang mengguncang negaranya.
Ia mengatakan keberanian, dedikasi, dan kontribusi para pendaki akan terus menjadi inspirasi bagi banyak orang.