Hal ini bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Dan bagi para musisi atau grup musik yang telah 'Go International', dapat menarik minat para penggemar dari mancanegara untuk mendatangi kontrak.
Feast, sebuah grup musik di Indonesia, memberikan tips kepada para musisi dan grup musik baru dalam berkarya di masa pandemi. Salah satu tips yang mereka berikan adalah dengan mencari identitas dan pasar yang ingin dituju.
Pasar modern saat ini membutuhkan tujuan yang jelas dan ciri khas tersendiri dari para musisi dan grup musik untuk menciptakan karya yang terbaik, kemudian memasarkannya di saluran digital.
Meskipun terdapat pembatasan ruang gerak masyarakat di masa pandemi, Feast berharap agar dapat muncul berbagai alternatif untuk menghadapi tantangan, seperti pengadaan acara virtual atau dukungan dan kolaborasi antarsektor untuk membuat konten bersama secara online.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno : Musik Dangdut Indonesia Berpotensi Mendunia seperti Kpop
Selain itu, Feast juga menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur dalam segi ekonomi kreatif, khususnya dalam bidang musik. Pembenahan venue atau lokasi dengan sistem audio yang memadai sangat penting untuk meningkatkan kualitas musik yang dihasilkan.
Mereka juga melihat adanya perbedaan yang signifikan dalam kelayakan lokasi dan audio yang tersedia di ibu kota dengan kota lainnya.
Oleh karena itu, Feast berharap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dapat berperan aktif dalam mengatasi situasi seperti ini dan memberi perubahan yang baik bagi industri musik di tanah air. ***(SA)