WartaPesona.com - Layangan atau layang-layang merupakan salah satu mainan tradisional yang ada sejak zaman kuno.
Sejarah layang-layang dapat ditelusuri hingga ribuan tahun yang lalu.
Ada catatan sejarah yang menunjukkan, bahwa manusia sudah menggunakan layang-layang sejak zaman kuno di berbagai belahan dunia.
Namun, dikatakan layang-layang pertama kali ditemukan di Cina pada abad ke-5 SM.
Layang-layang awalnya digunakan sebagai alat komunikasi dan sebagai alat observasi dalam pertempuran.
Baca Juga: Mengenal olahraga panjat tebing, gaya dan manfaatnya untuk kesehatan
Namun seiring berjalannya waktu, layang-layang juga digunakan sebagai permainan dan hiburan.
Layang-layang menjadi simbol kebebasan dan imajinasi yang tak terbatas saat melayang di angkasa biru.
Jenis-jenis Layangan
Layang-layang hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, dan desain yang memukau.
Di berbagai belahan dunia, terdapat beragam jenis layang-layang yang unik dan khas dari masing-masing budaya.
Contohnya, layang-layang Wau di Malaysia, Hata di Jepang, dan Patang di India.
Baca Juga: Ciblek, favorit para penggemar burung kicau, suaranya merdu dengan tampilan menawan
Selain itu, terdapat pula jenis layang-layang berdasarkan kegunaan dan bentuknya.
Ada layang-layang gantung yang memiliki bentuk seperti burung atau binatang, layang-layang delta yang memiliki bentuk segitiga, layangan berangkat yang lebih besar, dan diterbangkan oleh beberapa orang, dan masih banyak lagi.