Bahkan ia menggambarkan kehidupannya dengan cara yang sangat sederhana namun penuh makna.
“Setiap aku bernapas, perjalanannya luar biasa,” tambahnya.
Ucapan tersebut kini kembali banyak dibagikan oleh warganet sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok Vidi yang dikenal selalu memandang hidup dengan penuh rasa syukur.
Baca Juga: Temuan Belatung pada Menu Ikan Bandeng MBG di SDN Rong Tengah 2 Sampang Jadi Sorotan Publik
Pandangan tentang Harta dan Kebahagiaan
Dalam wawancara itu, Vidi juga sempat menyinggung perubahan cara pandangnya terhadap materi dan kekayaan.
Ia mengaku sempat berpikir bahwa kesuksesan materi dapat menjadi sumber kebahagiaan.
Namun seiring perjalanan hidup yang ia lalui, pandangan tersebut berubah.
“Awalnya aku berpikir, harta dunia itu bikin bahagia, ternyata tidak juga,” ujarnya.
Menurut Vidi, kebahagiaan tidak dapat diukur hanya dari jumlah uang atau aset yang dimiliki.
“Bahkan tidak ada kebahagiaan dalam hidupku yang harus dikejar dengan mempunyai uang sekian, properti sekian,” katanya.
Ia menyadari bahwa kesehatan dan kemampuan menikmati kehidupan jauh lebih penting dibandingkan pencapaian materi.
Refleksi dari Masa Sulit
Perubahan cara pandang Vidi juga tidak lepas dari pengalaman berat yang pernah ia hadapi, terutama ketika harus berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Dalam wawancara tersebut, ia mengakui bahwa masa-masa itu menjadi titik refleksi yang membuatnya memahami arti kehidupan secara lebih dalam.
“Saat mendapatkan penyakit, tidak ada gunanya tuh 10–12 tahun aku berkarya kalau aku tidak bisa sehat dan menikmati semuanya,” ungkapnya.