WartaPesona.com - Jakarta – Dampak perundungan di media sosial yang menimpa SA, putri musisi Ahmad Dhani dan Mulan Jameela, terus menjadi perhatian.
Dalam wawancara di program QNA Metro TV, Minggu (13/7/2025), Dhani mengungkap bahwa SA menunjukkan perubahan perilaku signifikan sejak insiden tersebut mencuat.
"Biasanya SA suka ngobrol dengan supir-supir saya, sekarang lebih banyak diam, murung," ujar Dhani menggambarkan kondisi putrinya yang kini berusia 14 tahun.
Menanggapi hal ini, Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga Sani Budiantini menilai bahwa reaksi tersebut wajar dialami anak korban perundungan.
Menurutnya, murung, menarik diri dari interaksi sosial, bahkan enggan keluar kamar merupakan bentuk tekanan psikologis yang lazim dialami remaja dalam situasi serupa.
“Gejala itu muncul karena tekanan emosi. Apalagi kalau tidak ada ruang aman untuk bicara,” ungkap Sani.
Sani menekankan pentingnya peran keluarga, terutama orang tua, untuk menciptakan ruang dialog terbuka dan emosional yang sehat.
Anak perlu diyakinkan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi tekanan sosial.
Dhani menyadari hal ini dan menyebut bahwa SA kini sudah bisa diajak berdiskusi secara dewasa.
Ia pun berencana menjelaskan bahwa tidak semua komentar netizen mencerminkan fakta ataupun akal sehat.
“Saya akan cari waktu yang tepat untuk jelaskan pada SA bahwa banyak netizen tak punya literasi cukup, mudah termakan hoaks, bahkan menyebar fitnah,” terang Dhani.
Psikolog Sani pun menggarisbawahi pentingnya pendampingan emosional jangka panjang. Bukan sekadar membela di depan hukum, tapi membangun kepercayaan diri anak secara bertahap. ***(SA)