Ketua Harian IPSI Benny Sumarsono mengatakan kolaborasi training camp ini sudah berlangsung sejak Oktober 2022. IPSI, katanya, mengapresiasi kunjungan NOC Indonesia dalam rangka pelatnas SEA Games.
Baca Juga: Berikut ini 10 Kuliner Unik dan Lezat yang Wajib dicoba Saat Berkunjung ke Bali
“Saya berterima kasih karena Pak Ketua (NOC Indonesia) turun langsung ke pelatnas. Persiapan sudah cukup baik. Saya sendiri tidak menargetkan medali emas ke mereka, terpenting Indonesia harus menjadi juara umum pencak silat di SEA Games Kamboja nanti,” kata Benny.
SEA Games Kamboja akan dipertandingkan 5-17 Mei. Ini adalah kali pertama Land of the Khmer menjadi tuan rumah multievent olahraga kawasan Asia Tenggara yang akan mempertandingkan 36 cabor, 47 disiplin, dan 581 nomor pertandingan.
Terkait ada beberapa cabor medali emas SEA Games Vietnam yang tak dipertandingkan di Kamboja, Okto mengatakan pihaknya berupaya mendesak perubahan kontituen di SEAGF Charter, sehingga tidak hanya dua cabor saja yakni atletik dan akuatik yang masuk menjadi cabor mandatory.
Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Likupang Berharap Pariwisata Pulih Lebih Tinggi dari Prapandemi
“Saat ini hanya dua cabor yang wajib dipertandingkan, sehingga kita harus ubah paradigma. Pakem SEA Games bukan peringkat negara, tapi cabor karena tidak semua cabor dipertandingkan di SEA Games. Jadi evaluasinya nanti adalah harus per cabor. Tahun ini juga ada Asian Games, dan jangan lupa fokus utama kita Olimpiade dan melalui DBON sudah diatur jg bahwa prestasi kita harus lebih baik di Olimpiade 2024 Paris,” kata Okto.(dok/nocindonesia)