Kiprah mereka dalam meraih kemenangan dalam kondisi sulit seperti ini mengundang apresiasi dari para penggemar dan menyiratkan potensi besar untuk meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.
Di tengah usaha mereka untuk menciptakan gol tambahan, Arsenal justru harus menghadapi situasi sulit setelah Takehiro Tomiyasu mendapatkan kartu kuning kedua (kartu merah) dan dikeluarkan dari lapangan.
Hal ini memberi kesempatan kepada Crystal Palace untuk memaksimalkan keunggulan jumlah pemain.
Baca Juga: Minuman segar Teh Boba, perpaduan susu dan mutiara tapioka yang tinggi kadar gula?
Crystal Palace berusaha memanfaatkan keunggulan ini dengan terus menyerang pertahanan Arsenal. Pada salah satu momen, mereka mengklaim penalti setelah Eze dijatuhkan dalam kawalan dua pemain lawan.
Meskipun ada klaim tersebut, wasit dan VAR tidak memberikan penalti kepada tim tuan rumah.
Serangan-serangan dari Crystal Palace terus mengancam pertahanan Arsenal. Pada menit ke-87, crossing akurat dari Tyrick Mitchell berhasil disambut oleh sundulan Odsonne Edouard. Namun, usaha tersebut hanya membuat bola melebar dari gawang.
Baca Juga: Dukungan Masyarakat Terhadap Upaya Erick dalam Memberantas Mafia Sepak Bola dan Melakukan Audit PSSI
Crystal Palace tidak memberikan Arsenal kesempatan untuk bernapas. Meskipun demikian, pertahanan kuat Arsenal mampu menggagalkan serangan-serangan tersebut. Skor 1-0 untuk keunggulan Arsenal akhirnya bertahan hingga peluit akhir pertandingan.
Susunan Pemain:
Crystal Palace: Johnstone, Ward (Rak-sakyi 83'), Andersen, Guehi, Mitchell, Schlupp (Ahamada 75'), Jefferson Lerma, Eberechi Eze, Doucoure, Ayew, Odsonne Edouard
Arsenal: Ramsdale, Tomiyasu, Ben White, Saliba, Partey, Odegaard (Zinchenko 89'), Declan Rice, Havertz, Bukayo Saka (Kiwior 89'), Nketiah (Jorginho 79'), Martinelli (Magalhaes 70')
Meskipun berjuang keras, Crystal Palace harus mengakui unggul tipis Arsenal dalam pertandingan kali ini. Keunggulan tersebut membawa Arsenal meraih tiga poin berharga dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris.***