WartaPesona.com - Cabang olahraga pencak silat sedang dipersiapkan untuk tampil di Olimpiade Los Angeles 2028 sebagai salah satu prioritas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Baca Juga: Indonesia-UEA: Merayakan 53 Tahun Harmoni dan Persaudaraan Global
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo dalam rapat tingkat menteri yang dipimpin Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Kemenpora, Rabu (4/12).
Baca Juga: Pra Rakornas Pariwisata 2024: Mewujudkan Pariwisata Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045
“Bapak Presiden sangat berharap sebelum Olimpiade 2028, pencak silat bisa mendapatkan pengakuan dari IOC (Komite Olimpiade Internasional),” ujar Menpora Dito.
Menpora Dito memaparkan sejumlah langkah strategis yang harus dilakukan untuk mewujudkan cita-cita ini:
- Dukungan Internasional: Dibutuhkan minimal dukungan dari 50 negara di lima benua yang diakui oleh Komite Olimpiade Nasional (NOC) masing-masing.Setiap negara harus memiliki atlet aktif dan rutin menyelenggarakan kejuaraan nasional pencak silat.
- Penguatan di Luar Negeri: Pemerintah akan mengirimkan pelatih untuk melakukan training of trainer (TOT) kepada pelatih dan wasit juri internasional, sekaligus memberikan dukungan berupa matras, pelindung tubuh, sistem penilaian berbasis IT, dan video assistant referee (VAR).
- Industri Lokal Ikut Andil: Presiden juga mendorong industri lokal berperan aktif dalam penyediaan perlengkapan olahraga pencak silat. “Kita akan libatkan Kementerian Perindustrian untuk membantu scouting produk-produk lokal,” jelas Dito.
- Regulasi dan Organisasi Modern: Peraturan pencak silat akan dikembangkan agar lebih menarik dan sesuai standar Olimpiade. Organisasi nasional pencak silat juga akan disesuaikan dengan regulasi Olympic Charter.
- Kejuaraan Dunia: Sebagai langkah nyata, kejuaraan dunia pencak silat akan digelar di Abu Dhabi pada Desember ini dengan partisipasi 79 negara. Kejuaraan ini dijadikan ajang lobi ke IOC dan pengenalan pencak silat di tingkat global.
Baca Juga: Kolaborasi Strategis Menekraf dan Menko IPK: Infrastruktur untuk Ekonomi Kreatif yang Mendunia
“Gaung pencak silat harus terasa di seluruh dunia. Ajang ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa pencak silat layak tampil di Olimpiade,” pungkas Dito.
Baca Juga: Sinergi Nasional: Dorong Akses Pembiayaan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif
Dengan strategi matang dan dukungan lintas sektor, pencak silat berpeluang besar menjadi warisan budaya Indonesia yang diakui di panggung olahraga internasional. ***(HA)