“Bismillahirrahmanirrahim,” ucap Farid sebelum obor menyentuh kaldron, disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh penonton di stadion.
Baca Juga: Sirekap Siap Dukung Pilkada 2024: KPU Gelar Bimtek Nasional
“Kita adalah para juara. Walau rintangan banyak, semangat kita tidak boleh padam,” ujar Farid, menyuarakan tekad yang sama dengan Anas.
Momen ini tak hanya menyulut api Peparnas XVII Solo 2024, tetapi juga menghidupkan semangat para atlet disabilitas Indonesia, yang terus berjuang di tengah keterbatasan.
Baca Juga: Peparnas XVII Solo 2024 Siap Digelar: Lebih Besar dari Paralimpiade Paris!
Nyala api di kaldron menjadi simbol semangat dan kebanggaan para atlet disabilitas Indonesia, menandai dimulainya Peparnas XVII Solo 2024.
Peparnas tahun ini diharapkan membawa harapan baru bagi perkembangan olahraga disabilitas di Indonesia, serta menginspirasi jutaan rakyat Indonesia untuk terus berjuang dalam meraih mimpi tanpa batas. ***(HA)