Sebelumnya, Solo Raya menjadi tuan rumah Peparnas I pada 1957, kemudian menjadi tuan rumah lagi pada 1959, 1964, 1980, dan 1984.
Peparnas merupakan ajang kompetisi olahraga bagi para disabilitas, yang penyelenggaraannya menjadi satu paket dengan Pekan Olahraga Nasional (PON).
Baca Juga: MUI usulkan ada penertiban indekos di Yogyakarta, Sri Sultan HB X tanggapi begini
Namun, pada penyelenggaraan tahun ini Peparnas dan PON 2024 digelar di kota berbeda.
Seperti diketahui, Pekan Olahraga Nasional PON 2024 diadakan di Aceh dan Sumatera Utara.
Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana, pun memastikan seluruh kesiapan penyelenggaraan Peparnas 2024 sudah on the track.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS Pemda DIY 2024, buruan daftar ada lowongan Tenaga Kesehatan dan Polisi Kehutanan
Dia mengatakan, pelaksanaan Peparnas harus sukses, dan Kontingen Jawa Tengah pun sudah siap bertanding.
Nana Sudjana bahkan menyatakan Kontingen Jateng menargetkan juara umum pada Peparnas 2024, dengan raihan 110 medali emas, 100 perak, dan 100 lebih perunggu.
Dia optimis target tersebut akan tercapai, karena para atlet yang memperkuat Jateng di ajang Peparnas 2024 ini akan memborong medali dan menjadi juara umum.
Baca Juga: Pemda DI Yogyakarta berdayakan 30.000 lebih warga pengangguran lewat program Padat Karya 2024
Hal tersebut, lantaran di ajang ASEAN Para Games Solo 2022 dan Paralimpiade Paris 2024, atlet Jateng berhasil mendulang medali.
Selain itu, tidak sedikit atlet penyandang disabilitas dari berbagai cabor asal Jateng, juga telah menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana menyampaikan semua itu di sela rapat kesiapan penyelenggaraan Peparnas 2024 di Gedung Sekretariat Bersama Kota Surakarta, Sabtu (14/9/2024).
Sementara itu, pada perhelatan Peparnas 2024 ini Jawa Tengah akan menurunkan 373 atlet penyandang disabilitas.