WartaPesona.com - Anthony Edwards menunjukkan potensi yang menakutkan pada usia 22 tahun, dan ia sekarang dianggap sejajar dengan Kobe Bryant. Capaian ini terjadi setelah ia membawa Minnesota Timberwolves mengalahkan Denver Nuggets dengan skor 106-99 dalam semifinal Wilayah Barat.
Dalam pertandingan di Ball Arena, Denver, Edwards mencetak 43 poin, 7 rebound, 3 assist, dan 2 blok. Ia bermain selama 42 menit dengan 17 tembakan berhasil dari 29 percobaan, termasuk 6 tembakan bebas tanpa salah.
Menariknya, Edwards mencetak 25 poin di paruh pertama. Karl-Anthony Towns turut membantu dengan 20 poin, diikuti oleh Mike Conley dengan 14 poin dan 10 assist, serta Naz Reid dengan 16 poin.
"Ini adalah usaha tim. Kami saling percaya. Tidak masalah siapa yang mengambil tembakan," kata Edwards setelah pertandingan.
Edwards menjadi pemain termuda, dengan usia 22 tahun atau kurang, yang mencetak lebih dari 40 poin secara beruntun dalam playoff. Pada Gim 4 ronde pertama melawan Phoenix Suns, Edwards mencetak 40 poin, 9 rebound, dan 6 assist.
Hanya Kobe Bryant yang mencapai hal serupa. Legenda Los Angeles Lakers itu mencatatkan rekor bersejarah tersebut pada tahun 2001. Bryant mencetak 48 poin saat melawan Sacramento Kings dalam semifinal Wilayah Barat, dan kemudian 46 poin dalam Gim 1 final Wilayah Barat melawan San Antonio Spurs. Pada usia 22 tahun, Bryant membawa Lakers menjadi juara NBA 2001 setelah mengalahkan Sixers.
"Ketika (Edwards) menarik tiga pemain bertahan, ia selalu melakukan permainan yang tepat. Saya telah melihatnya berkembang dari hari pertama hingga sekarang. Ia sedang dalam proses menjadi superstar. Jadi, ini bukan puncak penampilannya," puji Conley.
Semakin hari, Edwards semakin percaya diri. Dalam musim keempatnya di NBA, Edwards terus menunjukkan peningkatan yang konsisten. Setelah menjadi runner-up Rookie of the Year 2021 dengan rata-rata 19,3 poin per pertandingan, Edwards melonjak menjadi 21,3 poin, 24,6 poin, dan sekarang 25,9 poin per pertandingan. Ia telah dipilih sebagai pemain All-Star dalam dua musim terakhir.
Tidak mengherankan jika Edwards dijuluki sebagai pewaris Michael Jordan. Beberapa pengamat meramalkan bahwa Edwards akan menjadi ikon NBA di masa depan.***(ZAF)/ZAF