WartaPesona.com – AFC u-23 Qatar, Indonesia berhasil lolos ke Semifinal usai mengalahkan Korea di Perempat Final!Korea Harus bermain dengan 10 orang tanpa pelatih usai mereka bermain kasar di akhir laga babak kedua, injury time babak kedua Pelatih korea pun di usir akibat protes berlebih yang ia lakukan.
Indonesia bermain cantik kala menemui Korea selatan di perempat Final AFC u-23, Korea harus mengakui keunggulan Timnas Garuda muda usai dibobol cepat pada menit ke-14.Striker Indonesia Rafael Struick berhasil menempatkan bola usai tendangan luar kotak penaltinya menuju ke pojok kanan atas gawang korea, kipper tak mampu menjangkau.
Baca Juga: MENGGALI PERAN MAHASISWA DALAM PENINGKATAN DIGITALISASI UMKM
Jelang akhir babak Korea berhasil memamfaatkan kesalahan bek Indonesia usai sundulan striker mereka dengan Kepala bek garuda muda Komang Teguh.Kiper Ernando Ari Nampak sekali kalau nervous ia kebobolan dengan tangkapan blundernya.
1-1 menit 44
Nyatanya, Indonesia tidak kendor kali ini umpan jauh kedepan tepat sasaran dari ivan jenner di menit 45+2 dari nya sampai ke kaki Rafael Struick.
Ini membuat gol cantik kembali terjadi, kipper korea selatan dibuat tidak berdaya olehnya
1-2 bagi Indonesia bertahan sampai halftime
Babak ke 2 Pergantian pemain banyak dilakukan salah satunya komang yang diganti oleh ferari, ini membuat sedikit banyaknya perubahan lini belakang Indonesia
Coach Shin nampaknya cemas karena gol binih diri yang dilakukannya, namun ini membuat lini belakang Indonesia sedikit lebih kendorBelum lagi sisi kanan Indonesia yang perlu back up dari bek tengahnya.
Tidak banyak peluang emas yang terjadi, namun pemain korea Lee Young-Jun Nampak geregetan karena pertahanan kokoh dari hubner.Ia melanggar Hubner dengan sol sepatunya yang menginjak tulang keringnya, pull sepatunya sengaja tidak mengincar bola melainkan kaki.
Baca Juga: Timnas Indonesia U23 Siap Tempur Dengan Korea Selatan!!! Preview Indonesia U23 Versus Korea Selatan
Dengan cepat wasit memberi kartu kuning pada menit 67, namun Wasit VAR menunjuk bahwa terdapat intensi mencelakai, sehingga wasit memberinya kartu merah.10 pemain tidak lantas membuat korea kehabisan akal.Betul saja dengan 11 pemain, Indonesia justru bermain lebih terburu buru dan tidak menjaga kedalaman pertahanan mereka dengan baik.