WartaPesona.com - Pada laga UCL dini hari tadi tersaji laga seru yakni mempertemukan Paris Saint Germain yang menjamu tamunya Barcelona di Stadion Parc des Princes. Laga yang cukup penting bagi kedua tim yang sama-sama butuh melangkah sejauh mungkin di UCL untuk mendapatkan gelar bergengsi tersebut.
Di awal babak pertama PSG mencoba untuk mendominasi Barcelona. Dengan menguasai ball possession. Beberapa peluang tercipta, namun semuanya dapat dimentahkan oleh barisan belakang Barcelona.
Baca Juga: Hari Raya Idul Fitri 2024: Apa itu Halal Bihalal, Momen yang Dilakukan Umat Muslim Setelah Lebaran?
Setelah 25 menit laga berjalan Barcelona dapat mengembangkan permainan. Barcelona menciptakan beberapa peluang dan di menit 37 Barcelona akhirnya memecah kebuntuan lewat Rapinha setelah crossing Lamine Yamal ditepis Donnarumma dan bola mengarah ke Rapinha dan langsung ditembak olehnya. Skornya 1-0 untuk keunggulan Barcelona dan bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua PSG tampil lebih ganas sejak awal laga. Baru berjalan 3 menit PSG langsung mencetak gol penyama kedudukan berkat aksi Dembele dan merubah skor menjadi 1-1.
Gol tadi membuat PSG semakin terpacu dan 2 menit berselang PSG membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol dari Vitinha. Moral PSG semakin naik setelah gol kedua tersebut.
Baca Juga: Minal Aidin Wal Faidzin dan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Artinya Apa? Cek, Penjelasan Lengkapnya
Barcelona juga langsung merepon dengan melakukan beberapa pergantian pemain. Masuknya Joao Felix dan Pedri memberi angin segar untuk Barca. Hasilnya Barcelona mendapatkan gol lewat Rapinha kembali memanfaatkan umpan manis dari Pedri skor menjadi imbang 2-2.
Setelah itu Barcelona kembali memasukkan Christensen yang di plot menjadi gelandang bertahan. Lsgi-lagi pergantian yang efektif dari Xavi. Christensen yang baru masuk langsung mencetak gol lewat heading memanfaatkan Corner dari Gundogan. Skor menjadi 3-2 Barcelona kembali unggul.
PSG mencoba untuk mencari gol penyeimbang, namun kokohnya barisan belakang Barcelona membuat PSG mati gaya dan buntu. Kredit untuk Araujo, Cubarsi, dan Kounde yang bahu-membahu menjaga Mbappe yang membuatnya mati kutu dan seperti tidak terlihat di pertandingan ini. Mbsppe hanya mampu membuat 3 tembakan dan tidak ada yang on target.
Skor 3-2 bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini asa Barcelona untuk lolos ke semifinal untuk pertama kalinya setelah 6 tahun terbuka lebar, karena leg kedua akan berlangsung di kandang Barca. Barcelona sangat sulit dikalahkan di kandangnya.***(MHM)/ZAF