WartaPesona.com - Pemain legendaris sepak bola dunia asal Brazil, Pele, meninggal dunia dalam usia 82 tahun akibat beberapa penyakit yang ia idap selama ini.
Di hari terakhirnya di Rumah Sakit Albert Einstein, Sao Paulo, hari Jumat dini hari WIB atau Kamis sore pukul 15 waktu setempat, bintang bernama asli Edson Arantes do Nascimento menderita sakir kegagalan organ akibat sakit kanker usus besar yang ia alami.
Tentu banyak yang memiliki kenangan dengan legenda 3 kali juara Piala Dunia FIFA tahun 1958, 1962 dan 1970 ini. Pele biasa juga disebut sebagai Si Mutiara Hitam.
Perpustakaan Nasional RI di halaman Facebook-nya pada 22 Desember 2022, sempat memposting potongan kliping dari media koran, Merdeka, 23 Juni 1972 liputan berita pertandingan timnas Indonesia, PSSI melawan klub besar asal Brazil yang menjadi tempat Pele bernaung, Santos.
Di Santos, Pele bergabung sejak tahun 1956 hingga 1974 dengan segudang prestasi yang almarhum dapatkan dua kali juara dunia antar klub, Piala Interkontinental, 1962 dan 1963.
Pele di GBK, Arsip Perpustakaan Nasional
Koleksi Surat Kabar Langka Perpustakaan Nasional RI ini memberitakan bahwa pertandingan persahabatan tersebut, PSSI kalah 2-3 melawan Santos.
Pertandingan yang diadakan Stadiun Gelora Bung Karno Jakarta dipenuhi oleh 70.000 penonton. Yang menarik diberita tersebut disebutkan permainan kasar. Entah tim mana yang melakukan permainan kasar.
Namun banyak tersebar memang pertandingan klasik itu, Pele dan kawan-kawannya tidak menampilkan permainan terbaiknya.
Tim Santos mencetak tiga gol dari Pele, Edu dan Jadder tertulis dipotongan koran tersebut sebagai pencetak gol. Dan pada waktu turun minum, skor 1-3.
PSSI menampilkan tim nasional senior pada zaman itu, ada Risdianto, 22 tahun saat itu, yang memborong dua gol Indonesia.
Terungkap di media lainnya Risdianto dan kawan-kawannya sangat mengidolakan Pele pesepakbola besar, dari pertandingan itu mereka berharap mendapatkan banyak pembelajaran dari idolanya.
Baca Juga: Bingung Tahun Baru Dimana ? Inilah 10 Ide Wisata Paling Seru Untuk Liburan Tahun Baru 2023
Baca Juga: Sandiaga Uno Kemenparekraf Berupaya Maksimalkan Kunjungan Wisatawan di Momen Libur Nataru
Risdianto mengungkapkan saat itu Pele bermain dengan sangat biasa saja, tidak menunjuk bahwa ia pemain besar dunia. Hanya sedikit gerak dan trik mengoceh bola yang menarik ditunjukan Pele.
Namun tetap memukau semua penonton di GBK.
Selamat jalan Pele, terima kasih sudah memberikan banyak perubahan sepakbola dunia. Rest in Peace. (SA)