WartaPesona.com - Olahraga pato dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari empat orang.
Dalam olahraga pato ini, para pemain berkuda dan berusaha mencetak gol dengan melempar bola bebek ke dalam keranjang atau tujuan tim lawan.
Olahraga pato ini merupakan perpaduan dari polo, basket, dan rugby, menciptakan pengalaman yang menarik dan menghibur bagi para pemain dan penontonnya.
Pato, yang dalam bahasa Spanyol berarti "bebek", berasal dari abad ke-17 ketika Spanyol masih menjajah Argentina.
Baca Juga: Begini cara memilih buah durian yang manis dan legit, dari bentuknya sudah bisa terlihat
Pada awalnya, permainan ini dimainkan dengan menggunakan seekor bebek yang dimasukkan ke dalam keranjang.
Namun karena kekejaman dan kebrutalan yang terjadi pada bebek tersebut, pemerintah Argentina melarang penggunaan bebek pada tahun 1810.
Sebagai gantinya, bola karet yang dijahit dari kulit kuda digunakan sebagai pengganti bebek.
Dalam pertandingan pato, dua tim yang terdiri dari empat pemain saling berhadapan.
Mereka berlomba untuk mencetak gol dengan cara memasukkan bola karet ke dalam keranjang yang tergantung di atas tiang.
Baca Juga: Ketahui kelebihan mobil hybrid yang lagi tren, tidak hanya ramah lingkungan dan hemat bahan bakar
Lapangan pato berbentuk persegi panjang dengan ukuran sekitar 180 meter x 90 meter.
Tim berusaha memperebutkan bola dengan menggunakan raket yang disebut "mallet" yang terbuat dari kayu dan memiliki pegangan panjang.
Mallet digunakan untuk memukul bola dan mengarahkannya ke arah keranjang lawan.