WartaPesona.com - Lari maraton adalah olahraga yang terkenal di seluruh dunia, dan melibatkan perjalanan luar biasa sejauh 42,195 kilometer.
Olahraga maraton ini memiliki sejarah panjang dan menginspirasi, mengikuti jejak Pheidippides, seorang prajurit Yunani kuno, yang membawa kabar kemenangan Yunani dari Kota Marathon ke Athena pada tahun 490 SM.
Sejak itu, lari maraton menjadi simbol daya tahan, semangat juang, dan prestasi atletik yang luar biasa.
Cerita legendaris Pheidippides menjadi landasan sejarah lari maraton.
Baca Juga: Ragam upacara adat di Indoenesia, nilai penting dan upaya pelestariannya
Setelah Pertempuran Marathon, Pheidippides diutus untuk berlari sejauh mungkin untuk memberikan kabar kemenangan kepada warga Athena.
Dalam perjalanan yang melelahkan itu, Pheidippides bertekad untuk menyelesaikan misinya, tetapi dia jatuh tak bernyawa setelah menyampaikan kabar gembira tersebut.
Kepahlawanannya menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan perlombaan lari jarak jauh yang kemudian dikenal sebagai "maraton" dalam Olimpiade modern.
Pada tahun 1896, perlombaan maraton pertama kali diadakan dalam acara Olimpiade modern di Athena, Yunani.
Jarak lari awalnya adalah sekitar 40 kilometer sebagai penghormatan kepada Pheidippides.
Pelari Yunani, Spyridon Louis, berhasil memenangkan perlombaan tersebut dan menjadi juara maraton pertama dalam sejarah.
Kemenangan spektakuler ini menarik perhatian dunia dan melambungkan popularitas lari maraton sebagai salah satu cabang olahraga yang paling prestisius.
Kemudian pada Olimpiade London 1908, jarak lari maraton ditetapkan menjadi 42,195 kilometer untuk mengakomodasi start dari Windsor Castle dan finish di stadion Olimpiade.