“Gayanya dia ini berbeda dengan pelatih-pelatih sebelumnya, termasuk Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong,” ujar Harpa.
Ia menilai Herdman sebagai sosok pelatih yang tidak terikat pada satu pakem permainan. Fleksibilitas justru menjadi ciri khas utama yang menonjol dari gaya kepelatihannya.
Beda dengan STY dan Kluivert
Jika Shin Tae-yong dikenal dengan intensitas tinggi, fisik kuat, serta pressing agresif, sementara Patrick Kluivert cenderung mengedepankan penguasaan bola dan struktur permainan Eropa, Herdman dinilai berada di spektrum berbeda.
Herdman disebut lebih pragmatis sekaligus adaptif. Ia tidak ragu mengubah pendekatan bermain, bahkan di tengah pertandingan, demi menyesuaikan dengan kondisi lawan maupun dinamika permainan.
“Dia itu sangat improvisasi,” ungkap Harpa.
Menurutnya, Herdman merupakan tipe pelatih yang membaca situasi dengan cepat dan berani mengambil risiko lewat perubahan strategi.
Hal ini bisa menjadi nilai tambah, tetapi juga tantangan tersendiri bagi pemain.
Baca Juga: Profil John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia dengan Rekam Jejak Piala Dunia
Disebut Mirip Pep Guardiola
Menariknya, Bung Harpa juga menyinggung kemiripan filosofi Herdman dengan pelatih top dunia, Pep Guardiola.
Bukan dari segi gaya personal atau prestasi, melainkan pendekatan taktik yang cair dan dinamis.
“Karakternya itu mirip-mirip Pep Guardiola, selalu berubah, sering berubah,” jelas Harpa.
Ia menambahkan, Herdman dikenal kerap bereksperimen dengan formasi maupun peran pemain, tergantung karakter lawan yang dihadapi.
“Sering eksperimen, dan kadang itu sangat dipengaruhi oleh lawannya,” imbuhnya.
Pendekatan semacam ini dinilai mampu membuat tim lebih sulit ditebak, tetapi menuntut kecerdasan taktik serta fleksibilitas tinggi dari para pemain.