Acara tersebut direncanakan berlangsung bertepatan dengan hari kedatangannya di Jakarta.
“Ya, tanggal 12. Jika ada perubahan tanggal, nanti akan kami infokan kembali,” tambah Sumardji.
Dalam sesi tersebut, Herdman dijadwalkan menyampaikan visi, target, serta rencana awalnya bersama Timnas Indonesia,
termasuk persiapan menghadapi agenda internasional terdekat seperti Piala AFF 2026 dan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Baca Juga: Profil John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia dengan Rekam Jejak Piala Dunia
Syarat Mutlak PSSI : Tinggal di Indonesia
Lebih lanjut, Sumardji mengungkapkan bahwa PSSI menetapkan syarat mutlak dalam kontrak kerja John Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun itu diwajibkan berdomisili di Indonesia selama masa jabatannya sebagai pelatih Timnas.
Menurut Sumardji, kesediaan Herdman untuk menetap di Indonesia menjadi salah satu faktor penentu yang membuat PSSI akhirnya menjatuhkan pilihan kepadanya.
“Hal utama, dia mau tinggal di Indonesia itu jadi pertimbangan utama,” jelas Sumardji.
Bahkan, Herdman disebut siap membawa keluarganya untuk tinggal di Tanah Air demi fokus penuh menangani Timnas Indonesia.
“Nah, dia sendiri bilang, ‘jika Indonesia memang memilih saya, maka saya dengan keluarga ke Indonesia’, begitu,” tambahnya.
Kebijakan ini dinilai penting agar pelatih dapat memahami secara langsung kultur sepak bola Indonesia, karakter pemain, hingga dinamika kompetisi domestik tanpa harus bekerja secara jarak jauh (remote).
Baca Juga: Pelatih Anyar Timnas Indonesia, John Herdman, Ternyata Punya Kedekatan dengan Rekan Jay Idzes
Bawa Maksimal 3 Asisten, Optimalkan Pelatih Lokal