Permainan ini juga dinamis dan tidak mudah ditebak karena pukulan yang memantul tidak bisa ditebak dan memberikan sensasi sendiri yang seru dan membuat ketagihan.
Selain itu, padel juga tidak membutuhkan power besar. Teknik lebih mengandalkan kontrol dan koordinasi, bukan kekuatan lengan. Inilah yang membuat perempuan maupun pemula merasa lebih percaya diri saat masuk lapangan.
Baca Juga: Sibuk Boleh Aja, Lupa Sehat Jangan! Ini Tips Jaga Tubuh Tetap Fit.
Mudah Dipelajari, Tapi Tetap Menantang
Padel punya reputasi sebagai olahraga yang sangat cepat dipelajari.
Dengan 10-15 menit pemain sudah bisa mengerti pola dasar, memukul bola dengan benar dan ikut dalam rally ringan.
Namun, tak banyak orang pula yang justru tertarik dengan ingin terus mengembangkan skillnya dan membuat ketagihan dalam bermain.
Ada momen antisipasi bola pantul, ada strategi menempatkan bola di sudut lapangan, dan ada kerja sama tim yang harus dibangun.
Bagi banyak orang, tantangan inilah yang membuat padel terasa addicting.
Setiap latihan terasa seperti naik satu level tanpa perlu latihan keras selama berjam-jam.
Tidak heran kalau padel jadi favorit profesional muda yang butuh olahraga singkat, menyenangkan, dan bisa dilakukan setelah jam kerja tanpa membuat tubuh kelelahan.
Manfaat Fisik yang Terasa Nyata
Walaupun terlihat fun, padel jugamemberikan manfaat fisik yang cukup lengkap yakni; 1) Melatih kelincahan dan koordinasi tubuh, 2) Meningkatkan stamina tanpa membuat tubuh kewalahan, 3) Melatih fleksibilitas dan refleks, 4) Menguatkan otot kaki, pinggul, dan inti dan 5) Membakar kalori dengan ritme yang stabil.