WartaPesona.com - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menerima kunjungan Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, M. Fadjroel Rachman, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/11).
Baca Juga: Pahlawan Mental Juara: Kemenpora Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Mental
Dalam pertemuan tersebut, yang juga dihadiri oleh Sekretaris Kemenpora, Gunawan Suswantoro, dibahas berbagai inisiatif diplomasi olahraga yang bertujuan mempererat hubungan Indonesia dengan kedua negara tersebut.
Wamenpora Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas upaya Dubes Fadjroel dalam memperkenalkan Indonesia melalui olahraga, khususnya pencak silat, yang kini memiliki penggemar besar di Kazakhstan.
"Pencak silat bisa menjadi medium budaya sekaligus alat diplomasi yang efektif," ujar Taufik.
Ia juga menambahkan bahwa kerjasama olahraga ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan olahraga Indonesia, tetapi juga membuka kesempatan untuk belajar dari olahraga unggulan Kazakhstan dan Tajikistan.
Selain itu, diplomasi olahraga dianggap sebagai cara yang sangat efektif dalam mempererat hubungan antar negara.
Dubes Fadjroel Rachman pun mengucapkan terima kasih atas dukungan Kemenpora dalam mengembangkan olahraga di kedua negara.
Baca Juga: Kolaborasi Ekonomi Kreatif dan Pemerintah: Sinergi Baru Menuju Indonesia Emas 2045
Ia menyampaikan bahwa pencak silat kini sudah memiliki lebih dari 4.000 anggota di Kazakhstan, tersebar di 17 provinsi.
Tak hanya itu, rencana untuk memperkenalkan bulutangkis juga menjadi fokus, dengan rencana kejuaraan eksebisi Indonesia-Kazakhstan.
"Kami juga berencana mengadakan pertandingan persahabatan sepak bola antara Indonesia dan Kazakhstan untuk lebih mempererat hubungan," ujar Fadjroel.